Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim Compassion International yang telah 17 tahun berkontribusi membangun kehidupan anak-anak jemaat melalui pelayanan holistik berbasis kasih dan kolaborasi.
“I would like to thank you for walking together with us for the last seventeen years—helping us here, helping our children, working together with the Child Development Centre. Thank you from the bottom of my heart. It’s been an honour to have you here,” ucap Wali Kota dalam bahasa Inggris.
Secara harafiah terjemahan dari kalimat tersebut diatas adalah, “Saya ingin berterima kasih kepada Anda (pihak Compassion International, red) karena telah berjalan bersama kami selama tujuh belas tahun terakhir – membantu kami di sini, membantu anak-anak kami, bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Anak. Terima kasih dari lubuk hati saya. Merupakan suatu kehormatan untuk memiliki Anda di sini.”
Dengan kata lain, Wali Kota Kupang Christian Widodo mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam kepada seseorang atau organisasi (dalam hal ini pihak Compation International yang telah bekerja sama dan membantu selama 17 tahun, terutama dalam bidang pengembangan anak (Child Development Center). Ucapan terima kasih ini disampaikan dengan tulus dan penuh emosi (bangga, red)
Lebih lanjut, Sang Wali Kota Kupang ini menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam upaya menyelesaikan persoalan sosial yang ada. Sekaligus dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Kota Kupang melalui semangat gotong royong.
Dokter Christian Widodo menegaskan, di era kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, senantiasa menempatkan pemerintah sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar penguasa.
Christian Widodo Jadi Keluarga Jemaat Bet’el Oesapa
Ketua Majelis Jemaat GMIT Bet’el Oesapa Tengah, Pdt. Nicodemus O.R. Lepat, menyebut Christian Widodo bukan sekadar pemimpin, tetapi bagian dari keluarga besar Jemaat GMIT Bet’el Oesapa.












