“Tentu kepergian Paus Fransiskus hari ini, bukan hanya duka bagi umat Katolik dunia, Indonesia dan NTT. Tapi juga seluruh umat manusia yang mencintai beliau. Karena beliau adalah orang yang konsisten untuk membela kemanusiaan, membela orang-orang yang terpinggirkan dan yang terlupakan,” ucap Gubernur Melky.
Gubernur NTT pun mengajak seluruh umat untuk meneladani berbagai perjuangan kemanusiaan yang dilakukan Paus Fransiskus semasa hidupnya serta mengajak umat lintas agama untuk bersatu dalam memperjuangkan keadilan bagi umat manusia yang tertindas.
Kami tentu belajar banyak dari kehidupan Paus Fransiskus, kata Gubernur Melky. Bahwa kepergian Paus hari ini kita semua diajak untuk terus menjalankan dan memperjuangkan apa yang menjadi spirit keteladanan Paus Fransiskus. Semoga Paus Fransiskus juga menjadi pendoa bagi siapa saja yang berjuang dan setia di jalur kebenaran dalam karya pelayanan bagi kemanusiaan.
“Paus Fransiskus dalam karya pelayanannya mau menunjukkan bahwa perbedaan agama itu justru menjadi wadah dan bagian dalam kerjasama kita membangun kemanusiaan serta mendukung mereka-mereka yang terlupakan agar mereka juga dihargai dan dipermuliakan,” ujarnya.
Sebelumnya saat membuka Pawai Akbar Paskah di Bundaran Tirosa Kota Kupang, Senin (21/4) sore, Gubernur NTT Melky Laka Lena juga mengajak ribuan peserta pawai, para undangan serta umat yang hadir untuk menundukan kepala menghening sejenak seraya memanjatkan doa dan memberi penghormatan terakhir wafatnya Paus Fransiskus. +++ CNC/*












