Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

ADPRD Sentil PSP Umumkan CALON Kembar DIRUT Bank NTT Ada TITIPAN Politisi SILUMAN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Lebih lanjut Ketua Fraksi PKB itu menyatakan sepakat ada calon direksi dan calon komisaris itu ada ‘orang luar’. Orang Luar dimaksud adalah putra daerah NTT atau bukan tapi punya pengalaman perbankan di tempat lain. Akan tetapi yang terpenting mereka memiliki kemampuan dan pengalaman yang memenuhi syarat untuk memajukan Bank NTT ke depannya menjadi lebih baik lagi.

Intinya dengan adanya RUPS LB memunculkan sejumlah nama sebagai calon, berarti Bank NTT harus merubah dirinya untuk mereka sendiri. Untuk merubah diri maka butuh orang-orang yang memiliki kapasitas, integritas, dan latar belakang perbankan. Sehingga dari sisi etis mereka kerja profesional. Sedangkan teknis itu sudah baku mereka memiliki kemampuan manajemen sudah berdasarkan kajian akademis dan pengetahuan tentang perbankan.

“Dari sisi etis/etika orang di dalam Bank NTT baik itu direksi dan jajaran pegawai sampai bawahan memiliki tarik ulur kepentingan yang membuat mereka tersandera oleh kepentingan-kepentingan yang mereka sudah buat selama ini. Dampaknya mereka tidak punya etis/etika lagi dalam menggelontorkan kredit. Ada kredit macet itu akibat terjebak oleh kepentingan ‘orang dalam’ Bank NTT (putra daerah, red) dengan orang-orang yang mereka sudah by design. Atau murni orang datang kredit tetapi pada akhirnya tidak mampu selesaikan kredit itu”, tuturnya.

Baca Juga :  BAHAYA Modus PENIPUAN Terus Membidik BANK NTT, Endry : Nasabah JANGAN Tertipu

Lagi-lagi soal calon kembar Dirut Bank NTT Anis Rumat menilai Gubernur NTT selaku PSP hanya mencari-cari alasan untuk mengelabui publik NTT. Gubernur selaku PSP tidak perlu cari-cari alasan dengan mengirim calon kembar ke OJK. Itukan PSP seakan-akan melempar tanggung jawab ke OJK.

Baca Juga :  Tinjau KCP Bank NTT Surabaya Wagub JOHNY Asadoma Pererat KUB

Dia juga mengatakan RUPS LB Bank NTT kali ini koq aneh dibuat menggantung. Jangan-jangan gubernur tahu calon-calon itu titipan politisi. Karena dampaknya ada ‘wajah baru’ dari calon-calon yang ada. Mungkin para calon tidak berkiprah di politik tapi selaku PSP dalam jabatan politik sebagai Gubernur NTT, mestinya dia sudah bisa tahu para calon yang datang adalah titipan politisi atau siluman dari politisi.

Baca Juga :  Aplikasi SIMPEG Daya Ungkit Percepatan REFORMASI Birokrasi dan TAKOLA Pemerintahan

OJK Jangan Terjebak

Pada kesempatan terpisah, Fredy Mui menyarankan, agar OJK tidak terjebak kepentingan politik dalam menentukan Plt. Dirut Bank NTT.

Inosensius Frederikus Mui – Anggota DPRD Prov. NTT. Doc. marthen/CNC

Sumber: Yohanis Rumat dan Fredy Mui
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan RUPS LB Bank NTT 2025. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab RUPS LB Bank NTT 2025.