Ariantje menjelaskan bahwa penerapan Perwali ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan efisien.
Lebih jauh dia mengatakan, dengan adanya Perwali ini, setiap perangkat daerah akan memiliki acuan yang jelas dalam pengembangan dan integrasi layanan berbasis elektronik, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.
“Saat ini,Pemkot Kupang telah menyediakan website Sunday Market Buat Orang Kupang (https://saboak.kupangkota.go.id/)”, tuturnya.
Dan langkah aksinya, tambah dia, telah digelar Kupang SABOAK atau Sunday Market Buat Orang Koepan. Pasar elektronik ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut setiap pekan, yakni pada hari Sabtu hingga Minggu di Taman Nostalgia Kupang.
Menurut Ariantje, transasksi secara elektronik (digitalisasi) ini sangat memudahkan pelaku UMKM untuk melakukan pendaftaran dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait menu dan acara yang berlangsung di SABOAK setiap Sabtu dan Minggu.













