Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Jaga STABILITAS Harga dan DAYA Beli Masyarakat, PEMKOT Kupang Tempuh LIMA Langkah KONKRIT

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Citra News.Com, KUPANG – MENJELANG akhir tahun Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengingatkan agar seluruh pihak memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, khususnya menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Saya percaya dengan kolaborasi yang solid dan semangat pelayanan yang tulus, Kupang akan terus bergerak maju menjadi kota yang mampu menahan inflasi sekaligus mempercepat transformasi digital,” ujarnya.

Walikota Christian menyampaikan hal tersebut disampaikannya saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Kupang Triwulan IV Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Rujab Wali Kota Kupang, Rabu (5/11).

Baca Juga :  MINIM Kolaborasi Program SOLIWOA ‘Mengadu’ ke JULIE Laiskodat

Pada kesempatan itu Walikota Christian Widodo, menegaskan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pengendalian inflasi daerah. Ia menegaskan, penerapan sistem digital, terutama dalam pelayanan publik dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjadi langkah penting untuk mencegah kebocoran serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Bersama GACOR Kota Kupang BERSINAR

Pemerintah Kota Kupang telah bekerja sama dengan sejumlah bank untuk mengoptimalkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).

“Kalau kita terus bertahan dengan cara lama, kita pasti tertinggal. Dunia bisnis saja sudah digital, masa kita di pemerintahan masih manual. Kita tidak bisa mengubah arah angin, tapi bisa mengubah arah layar kita. Dunia sudah bergerak cepat ke arah digital, dan kita harus menyesuaikan,” tambahnya.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Tim Pengendali Inflasi Daerah.