Kika : Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Doc. Istimewa
Penghargaan Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025 menjadi penanda bahwa Kota Kupang sedang melangkah mantap menuju masa depan sebagai kota modern yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.
Citra News.Com, KUPANG — DI TENGAH semarak peringatan Hari Pahlawan Nasional, Kota Kupang kembali menegaskan jati dirinya sebagai kota yang bertumbuh dengan nilai. Bukan semata soal gedung tinggi dan jalan lebar, melainkan tentang bagaimana sebuah kota modern dibangun di atas fondasi kedamaian, inklusivitas, dan harapan bersama.
Pengakuan nasional itu datang melalui penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif Tahun 2025” yang diraih Pemerintah Kota Kupang dalam ajang Anugerah Cita Negeri 2025 di Studio I Kompas TV, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, menandai babak penting perjalanan Kupang sebagai kota modern yang berjiwa humanis.
Anugerah Cita Negeri bukan sekadar seremoni. Ia adalah cermin nilai. Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa predikat daerah damai dan inklusif lahir dari rekam jejak nyata, berbasis data, dan praktik pemerintahan yang konsisten menjaga harmoni sosial.
“Damai artinya mampu hidup rukun di tengah perbedaan. Inklusif berarti pembangunan tidak diskriminatif, bukan untuk segelintir orang, tetapi untuk semua,” tegas Tito.














