Sebuah Harapan Pasti agar pasar-pasar di Kota Kupang tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga ruang yang tertib, manusiawi, dan berdaya saing. Di sanalah, ekonomi daerah bertumbuh bersama rakyatnya.
Pada kesempatan yang sama Ganda Tallo mengajak semua pihak untuk sama-sama kita bekerja membangun perekonomian warga Kota Kupang yang lebih baik. Bagi Tallo, pasar adalah bagian utama dari profil pembangunan daerah. Pasar adalah simbol ekonomi rakyat dimana menjadi tempat uang berputar setiap hari.
“Awal melangkah saya coba memulai dari Pasar Oebobo. Seperti apa yang disampaikan bapak Walikota, sebagai direktur saya siap melaksanakan. Semua pasar rakyat yang menjadi penyumbang PAD Kota Kupang menjadi perhatian. Baik itu Pasar Oeba, Naikoten, juga Pasar Oebobo”, demikian Ganda Tallo kepada awak media di Kupang.
Menjawab citra-news.com, mengapa pilih pasar Oebobo jadi perhatian utama awal jadi Dirut, Ganda Tallo menyatakan bukan karena letak Pasar Oebobo dekat dengan Kantor Perumda Pasar. Tapi lebih mudah pantau dari menit ke menit setiap aktivitas yang terjadi di Pasar Oebobo.
“Itu tidak berarti Pasar Naikoten 1 dan Pasar Oeba luput dari perhatian kami manajemen Perumda Pasar. Tapi setiap hari secara mobile kami turun ke setiap pasar yang ada. Dan kami pilih pasar Oebobo jadi target untuk fase terakhir. Jadi bukan karena letak”, tegasnya.
Lebih lanjut Ganda Tallo mengatakan, terkait pengelolaan yang selama ini konon ada kebocoraan-kebocoran disana-sini, menjadi hal utama perhatian kita.
Kita harus mencaritahu terlebih dahulu letak kebocoran itu ada dimana. Apakah pada kor bisnisnya dengan isu utamanya pada retribusi? Maka otomatis kita menelisik kebocoran-kebocoran itu.
“Menyangkut pasar Modern, itu sudah masuk dalam program kerja saya. Itu di fase kelima salah satu pasar harus direalisasi sesuai target SNI. Salah satu pasar jadi target dimaksud adalah Pasar Oebobo”, pungkasnya. +++ marthen/CNC












