Acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, doa bersama yang dipimpin Pdt. Dorti Fanggidae, S.Th., panen raya bersama, serta sambutan dari Bupati Kupang dan Gubernur NTT.
Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan
Dalam sambutannya, Gubernur Melky Laka Lena menegaskan bahwa Kabupaten Kupang dan sejumlah daerah di NTT memiliki potensi lahan pertanian yang sangat subur dan strategis untuk dikembangkan.
Potensi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan secara optimal melalui sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
“Implementasi Project Based Learning (PBL) di bidang pertanian seperti yang dilakukan SMA Negeri 1 Kupang Timur ini sangat tepat. Sekolah baru memanfaatkan sebagian kecil dari potensi lahan yang ada, artinya peluang pengembangan ke depan masih sangat besar melalui optimalisasi lahan, dukungan sarana, serta kolaborasi lintas sektor,” ungkap Gubernur Melky.
Sang Gubernur juga menekankan bahwa panen perdana cabai rawit ini menjadi sarana mengintegrasikan teori dan praktik pembelajaran, meningkatkan keterampilan siswa dalam pengelolaan tanaman, menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta menghadirkan proses belajar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.












