Wali Kota Kupang kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Ia meminta Dinas PUPR untuk terus memetakan dan menangani titik-titik lain yang masih berpotensi longsor.
Menurutnya, kepedulian warga adalah modal sosial yang harus direspons dengan kerja nyata pemerintah.
Kehadiran Wali Kota, meski singkat, menjadi penyemangat tersendiri bagi warga. Ungkapan terima kasih pun mengalir.
“Sekarang kami lebih nyaman dan aman melintas di sini. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran. Kami berharap pemerintah terus hadir untuk kebutuhan masyarakat kecil seperti kami,” ujar Lambertus dengan senyum lega.

Di bantaran Kali Mati Kayu Putih cerita tentang kepedulian, gotong royong, dan respons pemerintah itu kini mengalir seiring derasnya air, menjadi pengingat bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil warga yang tak lelah peduli. +++ marthen/*













