Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

WARGA Bergerak Walikota CHRISTIAN Merespons, TEMBOK PENAHAN Banjir DIPERKUAT

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Persoalan tersebut sebenarnya telah lama disuarakan melalui forum Musrenbang tingkat kelurahan. Namun, kondisi yang kian mengkhawatirkan membuat warga RT 007/RW 02 memilih tidak menunggu lebih lama.

Dipimpin Ketua RT, Lambertus Taneo, warga berinisiatif melakukan perbaikan penahan banjir secara swadaya sejak November 2025. “Kalau hujan deras, jalan ini makin terkikis. Kami takut suatu hari bisa putus total. Jadi warga sepakat bergerak bersama supaya akses ini tetap aman,” tutur Lambertus.

Inisiatif itu kemudian sampai ke telinga Wali Kota Kupang, dr. Chriatian Widodo. Salah seorang warga, Aloysius Tani, menyampaikan langsung kondisi lapangan kepada Wali Kota pada November 2025. Responsnya pun terasa cepat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang segera turun ke lokasi untuk melakukan pengukuran di sepanjang area longsor sekitar 20 meter.

Baca Juga :  GULF Mangan Ltd JANGAN Lagi MEMBOHONGI Rakyat NTT

“Kami kaget sekaligus senang. Baru sampaikan, tidak lama petugas sudah datang ukur lokasi. Artinya aspirasi warga benar-benar didengar,” kata Aloysius.

Awal Januari 2026, tindak lanjut nyata pun dimulai. Dinas PUPR membangun penambahan penahan banjir di bantaran Kali Mati. Pekerjaan tersebut disambut sukacita warga karena memberikan rasa aman dan kenyamanan, terutama bagi pengguna jalan yang setiap hari melintas.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Pemkot Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pemkot Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.