Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

DIPUJI Lemhannas PROGRAM Kegawatdaruratan CHRISTIAN Widodo Didorong Jadi INOVASI NASIONAL

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Dokter Christian Widodo ditunjuk untuk melakukan presentasi di hadapan para penyelenggara KPPD setelah dinilai memiliki inovasi dan gagasan terbaik dibandingkan peserta lainnya. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap kemampuan kepala daerah dalam menerjemahkan inovasi menjadi program prioritas yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap presentasi Wali Kota Kupang. Menurut Ace Hasan, narasi yang disampaikan dr. Christian Widodo menunjukkan hubungan yang kuat antara gagasan inovasi, implementasi program prioritas, dan rencana aksi kepala daerah. “Narasi yang disampaikan Wali Kota Kupang itu excellent,” ujar Ace Hasan.

Ia menilai setidaknya terdapat tiga aspek penting yang tergambar dalam presentasi tersebut, yakni alur logika inovasi, implementasi program prioritas, serta komitmen dalam rencana aksi.

Baca Juga :  NTT 'Nusa Tiada Tara' Punya Sejuta POTENSI Mampu Menjadi PENYUMBANG Kemakmuran NEGARA

Ketiga aspek itu, menurut dia, disampaikan secara konkret dan tidak berhenti pada konsep. Program yang telah dijalankan juga dinilai telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, Lemhannas menilai inovasi Pemerintah Kota Kupang tersebut sebagai inovasi yang “excellent”.

Baca Juga :  KEPUASAN Publik 80,5 Persen: MODAL Politik Kepemimpinan MELKY - JOHNY di Tahun PERTAMA

Patut Direplikasi Rumah Sakit Lain

Inovasi kegawatdaruratan Kota Kupang yang dipaparkan dr. Christian Widodo juga mendapat perhatian dari Direktorat Pendapatan Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri.

Dirjen Bina Keuangan Daerah mendorong agar inovasi dana pengaman kegawatdaruratan di RSUD S.K. Lerik dapat dikembangkan menjadi inovasi nasional dan direplikasi di rumah sakit daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga :  ROBERT Simbolon PENJABAT Gubernur NTT

Menurut dia, model tersebut memiliki nilai strategis karena berhubungan langsung dengan keselamatan pasien yang berada dalam situasi kritis dan berpacu dengan waktu. Ia menilai persoalan administrasi tidak semestinya menjadi faktor yang menyebabkan keterlambatan penanganan pasien dalam kondisi darurat.