Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, turut mengapresiasi Mooncake Festival sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat melalui budaya, kebersamaan dan rasa syukur.
Menurutnya, keberagaman seharusnya menjadi kekuatan yang melengkapi kehidupan sosial masyarakat NTT.
“Keberagaman tidak harus memisahkan kita. Justru keberagaman selalu melengkapi dan budaya dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kita dalam mosaik kebersamaan,” kata Melky.

Sementara itu, Ketua PSMTI Provinsi NTT, Hengky Lianto, mengatakan Mooncake Festival menjadi ruang untuk merawat keberagaman, mempererat persaudaraan dan memperkenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat luas.
Ketua PSMTI Kota Kupang, Dedy Tanjung, menambahkan festival melibatkan 110 tenant UMKM dan 30 sponsor dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp2,5 miliar.

Panitia juga menggalang donasi bagi masyarakat terdampak gempa Flores melalui kupon senilai Rp10.000 serta pengumpulan barang layak pakai. +++ marthen/*













