Walikota Christian menempatkan kemauan mendengar sebagai bagian dari proses pembangunan. Pemerintah tidak boleh berhenti belajar hanya karena merasa telah melakukan banyak hal. “Saya percaya tumbuh dimulai ketika kita mau mendengar. Kalau kita tidak mau mendengar lagi, sesungguhnya kita sudah mati. Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik,” katanya.
Dalam pembagian tanggung jawab, jelas Christian, kebutuhan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTT akan diteruskan kepada gubernur untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, Pemerintah Kota Kupang akan menangani aspek yang berada dalam kewenangannya, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas pendukung di sekitar venue.
Pembagian peran ini memperlihatkan bahwa kesiapan PON 2028 tidak dapat dibebankan kepada satu institusi saja. Saling sinergis dan kerja kolabiratif adalah kuncinya. Pemerintah provinsi, pemerintah kota, KONI, induk organisasi cabang olahraga, serta berbagai pemangku kepentingan perlu bergerak dalam satu arah.
“Tanpa koordinasi yang jelas, rekomendasi hasil visitasi berisiko berhenti sebagai catatan administratif, bukan menjadi perbaikan yang dirasakan atlet dan masyarakat”, tegasnya.
Menurut Christian pembenahan fasilitas olahraga juga memiliki dimensi kemanusiaan. Venue yang layak bukan hanya memenuhi standar pertandingan, melainkan menjadi bentuk penghormatan terhadap atlet yang telah menjalani latihan panjang dan menggantungkan harapan pada setiap kesempatan bertanding.
“Setiap fasilitas yang kita siapkan dengan baik sebenarnya adalah bentuk penghargaan kepada mereka yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh dan menaruh harapan di setiap arena pertandingan,” ujarnya.
Walikota Christian berharap visitasi selama tiga hari bisa menghasilkan rekomendasi yang dapat dijadikan pedoman untuk meningkatkan kesiapan fasilitas olahraga di Kota Kupang. Ia juga mengajak KONI Pusat, KONI Provinsi NTT, KONI daerah, dan seluruh induk cabang olahraga memperkuat kerja sama demi menyukseskan PON 2028.
“Datang bersama adalah sebuah permulaan. Tetap tinggal bersama adalah sebuah kemajuan. Dapat bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan”, ungkap Christian.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Kupang.











