Dokter CHRISTIAN Widodo – Wali Kota Kupang periode 2025-2030. Doc. CNC/Prokopim setda kotakpg
Citra News.Com, KUPANG – WALI KOTA Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan pentingnya implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai instrumen utama dalam evaluasi dan pengawasan kinerja perangkat daerah.
“Keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terukur. Tanpa perencanaan yang baik dan terukur maka harapan target akan tetap menjadi kosong”, demikian Christian dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kinerja bersama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (6/3).
Menurut dia, setiap kepala perangkat daerah harus memiliki roadmap yang jelas agar implementasi SAKIP berjalan optimal dan selaras dengan target yang telah ditetapkan.
“SAKIP bukan sekadar formalitas, melainkan alat strategis untuk memastikan kinerja pemerintahan lebih efektif dan akuntabel”, ujarnya.
Terkait temuan BPK, Wsli Kota Christian berharap evaluasi kinerja tidak boleh berhenti pada laporan semata, tetapi harus diikuti dengan tindak lanjut terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk rekomendasinya.
“Tahun 2024 BPK menargetkan tindak lanjut 75% (persen) terhadap temuan yang ada. Namun realisasi saat ini baru mencapai 70% Saya minta agar setiap OPD serius menindaklanjuti temuan BPK. Jika tidak, saya tidak segan-segan meminta aparat penegak hukum (APH) untuk mengambil tindakan,” ujarnya.
Lebih lanjut Christian mengingatkan, SAKIP bukan sekadar alat evaluasi. Tetapi juga instrumen untuk memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pembangunan daerah.












