Tampak Menko PM Muhaimin Iskandar (kiri) dan Ketua Sinode GMIT Pdt. Pdt. Semuel Pandie (kanan) menandatangani Prasasti di Gedung GMIT Center Kupang (01/10). Doc. marthen radja/citra-news.com
Gubernur Melky : Gedung Sinode GMIT ini simbol persatuan, pelayanan, dan harapan ….
Citra News.Com, KUPANG – MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (Menko PM RI), Dr. (HC), Drs. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. bersama Gubernur NTT, Melki Laka Lena, pada Rabu 01 Oktober 2025 meresmikan Gedung GMIT Center di Kota Kupang ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ditengarai peresmian gedung GMIT Center menjadi tonggak sejarah baru bagi Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Peresmian gedung yang pembangunannya dimulai sejak 6 Agustus 2013 tersebut ditandai dengan penandatngan prasasti oleh Menteri PM RI, Dr. (HC), Drs. Abdul Muhaimin Iskandar, M.S.i dan Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel Benyamin Pandie, S.Th. Serta pelepasan merpati sebagai simbol perdamaian dan harapan baru. Dan dilakukan pengguntingan pita oleh Menko PM, Muhaimin Iskandar dan Gubernur NTT Melky Laka Lena.
Dalam sambutannya Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan Sinode GMIT telah berperan besar dalam pelayanan bagi masyarakat. Sejarah panjang Sinode GMIT telah mendukung masyarakat hidup mandiri dan sejahtera.
“GMIT bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan masyarakat, termasuk advokasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kehadiran GMIT adalah kekuatan besar dalam pemberdayaan masyarakat, dan menjadi penghargaaan tersendiri bagi kami dapat meresmikan gedung GMIT Center pada hari ini”, ujarnya.
Muhaimin juga menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan besar bangsa. Ada banyak saudara-saudara kita yang hidup dibawah garis kemiskinan dan ini menjadi tanggung jawab negara dan kita bersama.












