Kika : KLUDOLFUS Tuames didampingi Kasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan, BAYU Adrian di lahan milik Pemprov NTT, Jl. Polisi Militer Kota Kupang, Senin (8/12). Doc. marthen radja/cnc
Citra News.Com, KUPANG – KEPALA Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP DAS) Benain Noelmina, Kludolfus Tuames mengatakan, tanggung jawab untuk memperbaiki bumi dan melestarikan lingkungan hidup adalah kewajiban semua orang.
Menurut dia, kebiasaan menanam di setiap jengkal tanah atau Tanam Tanam Sekali Lagi Tanam yang dilakukan para pendahulu kita harus selalu dikampanyekan. Agar menjadi habit atau gaya hidup yang perlu diikuti oleh semua umat manusia penghuni bumi.
“Mengkampanyekan menanam harus menjadi gaya hidup. Karena tanggung jawab memperbaiki bumi dan lingkungan hidup atau menjaga keseimbangan ekologi itu adalah menjadi kewajiban kita”, ujarnya.
Dikatakannya, Penanaman Pohon dalam rangka Indonesia Hijau di Provinsi Nusa Tenggara (NTT) dilaksanakan pada, Selasa 9 Desember 2025. Titik lokasinya di lahan milik Pemprov NTT persisnya di belakang Rumah Jabatan Gubernur NTT. Kegiatan ini diinisiasi oleh para ibu Seruni – perkumpulan istri-istri Menteri Kabinet Merah Putih.












