Citra News.Com, KUPANG – PRESTASI olahraga tidak lahir dalam satu malam. Ia harus dipersiapkan lebih awal melalui pembinaan-pembinaan secara berkala. Di balik setiap medali, ada proses panjang yang membutuhkan disiplin, latihan, pendampingan, dan kesempatan untuk berkembang.
Semangat inilah yang mewarnai Kejuaraan Atletik Wali Kota Cup 2026 antarpelajar tingkat Kota Kupang di Stadion Oepoi, Jumat–Sabtu (30–31 Oktober 2026).
Sebanyak 124 pelajar dari 59 sekolah, mulai jenjang SD, SMP hingga SMA, mengikuti kejuaraan bertema “Menyemai Bibit Juara Menyongsong PON XXII 2028”. Selain atletik, kegiatan ini juga menghadirkan eksibisi olahraga hoki untuk memperkenalkan cabang olahraga tersebut kepada generasi muda.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTT dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kompetisi tersebut.
Menurut Hengky, Wali Kota Cup bukan sekadar ajang memperebutkan medali atau menentukan siapa yang tercepat, tertinggi, dan terkuat. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi ruang pembentukan karakter, penanaman disiplin, penguatan sportivitas, sekaligus penjaringan atlet potensial sejak usia dini.
Ia menegaskan, prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan latihan teratur, pelatih kompeten, dukungan keluarga, serta perhatian pemerintah agar potensi atlet muda dapat berkembang secara maksimal.













