Hingga saat ini belum bisa dipastikan penyebab pasti korban meninggal. Karena keluarga korban belum mengizinkan visum terhadap jenazahnya.
Langkah-langkah yang telah diambil Polsek Alok sebelumnya, beber Kapolres Situmorang, yaitu pertama, melihat kondisi korban di rumah sakit TC Hillers. Kedua, Berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk pelakanaan visum. Ketiga mengamankan barang bukti berupa mangkok yang telah digunakan serta beberapa sample bakso untuk dibawa ke laboratorium. Keempat, mengamankan si penjual bakso Bonawi dan meminta keterangannya.
Pada kesempatan terpisah, Bonawi mengatakan ada dua orang yang dia layani di depan gereja Nangalimang, mereka juga makan sampai habis. Tapi mereka tidak apa-apa.
Untuk mengetahui ada tidaknya Bakso Bonawi mengandung bahan beracun, petugas Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sikka, Matheus Kariono, mengambil bakso sebagai sample untuk diteliti di laboratorium. +++mof/cnc
Gambar: Matheus Kariono memperlihatkan sample bakso yang siap diteliti di laboratorium. (doc. Egenius Mo’a/Pos Kupang)












