WINGS AIR Perekat Ekonomi Bilateral NTT– NTB

Go and Fight the Mission! Tekad luhur armada Lion Group ini kembali terwujud melalui penerbangan rute baru pesawat WINGS AIR Kupang-Lombok-Kupang vice versa (pergi pulang). Faktanya pada 25 Mei 2018  pesawat Wings Air dengan nomor lambung ATR 72-600 pada penerbangan perdana, telah mendarat dengan sempurna di Bandar Udara (Bandara) Internasional Lombok/Lombok International Airport.

                                        

Lombok, citra-news.com – WINGS AIR salah satu moda transportasi udara di Indonesia kini kian mengepak sayap bisnisnya hingga menjangkau wilayah NTT dan NTB. Meski Kupang dan Mataram dipandang ‘kota kecil’ dari ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun pesawat Wings Air dari armada LION GROUP ini telah mampu merekat satukan hubungan ekonomi antar dua provinsi (bilateral) NTT-NTB di wilayah Timur Indonesia ini.

Stefanus Ratu Udju, Asisten III Setda Provinsi NTT dalam sambutannya mewakili Gubernur NTT mengatakan, pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur memberi apresiasi kepada Lion Group yang sudah membuka jejaring ekonomi dan pariwisata (Ekowisata) bagi dua wilayah NTT-NTB khususnya dan Indonesia bahkan dunia internasional pada umumnya.

“Adanya jalur penerbangan baru yang dibuka oleh armada Wings Air dengan rute Kupang – Lombok – Kupang, memberikan dampak ganda bagi pertumbuhan ekonomi rakyat di dua wilayah Nusa Tenggara ini,”ungkap Stef di Bandara Internasional Lombok, Jumat 25 Mei 2018.

Pariwisata sebagai salah satu tekad pembangunan di Provinsi NTT, kata Stef, dengan dibukanya lintasan Kupang – Lombok dan sebaliknya oleh armada Wing Air ini akan mendukung pembangunan kepariwisataan yang pada gilirannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena kita ketahui bersama NTB dan NTT juga memiliki obyek-obyek pariwisata yang potensial. Kalau NTB dengan obyek wisata pantai Senggigi maka NTT dengan banyak obyek pariwisata. Diantaranya Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabupaten Ende dan Komodo di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Demikian halnya dengan Bali untuk kebutuhan wisatawan, lanjut dia, kalau sebelumnya hanya tersedia lintasan udara Denpasar Kupang atau penerbangan langsung Denpasar Labuan Bajo maka Lion Group melalui penerbangan Wings Air menawarkan alternative, Denpasar-Lombok-Kupang atau sebaliknya. Apalagi Wings Air dengan rute tetap Kupang-Lombok-Kupang.

Stef mengakui ini momentum yang sangat baik dengan adanya lintasan Kupang Lombok. Memang selama ini, kata dia, lintasan penerbangan yang selalu sering digunakan wisatawan adalah Kupang Bali baru ke Lombok. Tetapi dengan adanya rute baru penerbangan langsung Kupang Lombok ini maka secara tidak langsung dapat memberikan dampak langsung bagi perkembangan pariwisata di dua provinsi di Nusa Tenggara ini. Yang pada gilirannya memberikan dampak positif pertumbuhan sector ekonomi bagi kedua wilayah.

“Oleh karena itu atas nama pemerintah dan masyarakat NTT menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Lion Group dan pihak Angkasa Pura Lombok International Airport. Teristimewa kepada General Manager (GM) PT Lion Group dan PT GM Angkasa Pura 2 Kupang, yang sudah membuka ruang seluas-luasnya bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi kedua wilayah NTT dan NTB. Juga kepada pihak ASITA Kupang yang dengan caranya sudah berupaya mendekatkan pelayanan penerbangan untuk kebutuhan masyarakat,”tandasnya. +++ cnc1

 

Gambar : Stef Ratu Udju (ke-4 dari kiri) Pose Bersama Crew Wings, Mohammed Faroek (Pilot/ke-3 dari kanan) GM Lion Group dan GM Angkasa Pura 2 Kupang,  Rinus Zebua dan I Gusti Ngurah Aditya (ke-2 dan ke-1 dari kanan). Doc. marthen radja/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *