Golkar Klaim Menang 58,82 Persen di Pilkada Serentak 2018

Lodewijk F Paulus: Data yang kami peroleh baik dari quick count, real count maupun informasi langsung dari jajaran partai di daerah pada Pilgub yang diselenggarakan di 17 provinsi, calon yang diusung oleh Partai Golkar berhasil menang di 10 provinsi atau equivalen dengan 58,82 persen

Jakarta, citra-news.com, – PARTAI Golkar mengklaim menjadi salah satu parpol yang paling banyak memenangi Pilkada serentak 2018. Dalam helatan itu, calon yang diusung Golkar menang dengan rasio 58,82 persen.

Dari 17 provinsi yang menggelar Pilgub, ada 10 pasangan calon yang diusung Golkar memenangkan pertarungan berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei dan internal Golkar. Hal itu diungkapkan Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, Jumat 29 Juni 2018.

“Dari data yang kami peroleh baik dari quick count, real count maupun informasi langsung dari jajaran partai di daerah pada Pilgub yang diselenggarakan di 17 provinsi, calon yang diusung oleh Partai Golkar berhasil menang di 10 provinsi atau ekuivalen dengan 58,82 persen,” jelasnya di Kantor DPP Golkar.

Secara nasional, dari 171 daerah yang menggelar Pilkada, Golkar menang di 91 titik. Pencapaian ini, kata Loedwijk, membanggakan dan membahagiakan pengurus Partai Golkar. Capaian ini juga berkat kerja keras pengurus partai baik di pusat maupun daerah. “Kita melihat ada sesuatu yang menggembirakan,” ujarnya.

Ada 10 daerah dimana calon yang diusung Golkar menang dengan akumulasi perolehan suara di rata-rata di atas 50 persen. Dia menyebutkan di Sumatera Utara dari 9 Pilkada, Golkar menang di 7 titik atau setara 78 persen. Di Sulawesi Selatan, Golkar menang di 10 titik dari 13 Pilkada atau 76,92 persen. Dari 4 Pilkada di Banten, Golkar menang di tiga wilayah atau 75 persen.

“Kemudian Kalimantan Selatan 4 Pilkada kita menang 3 atau setara dengan 75 persen. Kemudian Kalimantan Barat dari 6 kita memenangkan 4 atau setara dengan 67 persen,” sebutnya.

Sedangkan di NTT, dari 11 Pilkada yang berhasil dimenangkan di 7 titik atau 63,63 persen. Di Papua dari 8 Pilkada, Golkar menang di 5 titik atau 62,50 persen; dari 11 Pilkada di Kalimantan Tengah calon Golkar menang di 7 titik atau 61 persen; sementara di Sumatera Barat dari 4 Pilkada menang 2 titik atau 50 persen dan Jawa Timur menang 9 titik dari 19 Pilkada atau 47,27 persen.

“Tentunya hasil sementara ini masih bisa berkembang karena pertama, hasil-hasil yang terkait dengan hasil-hasil perolehan yang masih ada batas error margin sekitar 2 sampai 3 persen tentunya masih dipermasalahkan,” jelasnya.

 

Kader Golkar 8 Jadi Gubernur 5 Wagub

Loedwijk menambahkan ada juga daerah yang belum melaksanakan Pilkada. Selain itu Golkar juga masih belum mendapat informasi hasil Pilkada di 7 titik, khususnya di Papua.

Kader Golkar yang berjaya di Pilkada serentak ini yaitu ada 8 kader yang menjadi gubernur, 5 wakil gubernur (Wagub) seperti NTT, Papua, dan Kalimantan Barat. Dengan capaian ini, Loedwijk mengatakan optimis menghadapi Pemilu Legislatif maupun Pilpres pada 2019 nanti.

Golkar menilai, tambah dia, pelaksanaan Pilkada serentak berlangsung sangat baik. Seluruh tahapan dan proses berjalan lancar, aman, tertib dan demokratis. Kita semuanya tentunya patut berterima kasih kepada segenap jajaran KPU, Bawaslu serta seluruh pihak penyelenggara Pilkada yang telah bekerja dengan begitu baik, ucapnya. +++ tim cnc/merdeka.com

 

Gambar : Taktik Partai GOLKAR dalam berkampanye. Doc. ilustrasi CNC/web

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *