DPW Partai BERKARYA Mengapresiasi Sikap Bijak KPUD NTT

Tony Kaunang : Kami mengapresiasi sikap bijak KPUD NTT. Partai BERKARYA telah diberi ruang untuk mengklarifikasi kekurangan berkas Caleg di daerah Sumba. Dihadapan BAWASLU selaku mediator, kami jujur mengakui bahwa ini adalah kekurangan kami.

Kupang, citra-news.com – SADAR akan peran KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kami yakin ada jalan keluar yang ditempuh oleh kedua institusi ini. Terutama dalam mengatasi problematika urusan berkas dari bakal calon legislatif yang diusulkan partai BERKARYA.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai BERKARYA Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW PB NTT), ANTONIUS KAUNANG, mengatakan hal itu terkait kekurangan dalam pemberkasan salah satu Caleg Provinsi NTT dari DAPIL NTT III Sumba, yang diusulkan ke KPUD Provinsi NTT beberapa waktu lalu.

“Kami harus jujur mengatakan bahwa ada kekeliruan atau kekurangan dalam meneliti berkas Caleg dari Dapil NTT III Sumba, atas nama APRILIA KABADIMA. Tapi kami yakin Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPUD NTT) sangat profesional dalam menyikapi permasalahan dimaksud. Dan kami memberikan apresiasi atas sikap bijak KPUD NTT dalam upaya penyelesaian sengketa proses Pemilu ini, ”ungkap Kaunang,

Kepada citra-news.com, di Kantor Bawaslu Provinsi NTT, Kupang 23 Agustus 2018, Antonius (TONY) Kaunang didampingi Sekretaris dan Wakil Ketua DPW PB NTT, Matheos Liu, SH dan Imanuel S. Meok, ST, menyatakan legah setelah menjalani penyelesaian sengketa proses Pemilu.

Pihak DPW PB NTT selaku pemohon, jelas Tony Kaunang, pihaknya telah menerima berkas salinan putusan Bawaslu Provinsi NTT tentang Putusan Terjadinya Kesepakatan Mediasi Sengketa Proses Pemilu. Dengan Nomor Registrasi : 01/PS/BWSL.NTT.19.00/VII/2018. Dan juga Berita Acara Penyelesaian Proses Pemilihan Umum Mencapai Kesepakatan dengan Nomor Permohonan : 033/DPW.PB/NTT/VIII/2018.

Lebih jauh Tony Kaunang mengatakan, pada prinsipnya Berita Acara (BA)Bawaslu Provinsi NTT tersebut menyatakan bahwa proses MEDIASI yang dilakukan,  telah mencapai KESEPAKATAN pada tanggal 23 Agustus 23 Agustus 2018 pukul 16.35 Wita. Bahwa hasil kesepakatan para pihak Termohon dalam hal ini KPUD Provinsi NTT atas nama dalam hal ini Maryanti H. Luturmas Adoe (Ketua); Yosafat Koli (Anggota); Thomas Dohu (Anggota).

Memberikan kesempatan kepada  Pemohon dalam hal ini Ketua dan Sekretaris DPW PB NTT atas nama Antonius Kaunang dan Matheos Liu, SH, untuk menyampaikan perbaikan dokumen syarat bakal calon berupa berkas foto copy ijazah SMA yang telah dilegalisir. Dari Bakal Calon  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Daerah Pemilihan NTT 3 atas nama APRILIA KABADIMA (BA point 1).

Mempertegas BA angka 1 tersebut diatas, lanjut Tony Kaunang, pada angka 4 BA menyebutkan penyampian perbaikan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dilakujkan sesuai dengan cara yang dilakukan di dalam Keputusan KPU RI Nomor : 961/PL.01.4-Kpt/06/KPU/VII/2018. Tentang Petunjuk Teknis Perbaikan Penyusunan dan Penetapan daftar Calon Sementara. Serta Penyusunan dan Pentapan Daftar Calon tetap Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Kami berterima kasih kepada KPUD dan Bawaslu Provinsi NTT sebagai mitra partai politik (Parpol). Proses ini bukan soal kalah atau menang. Tapi sesungguhnya ini menunjukkan sikap bijak dan profesionalitas KPUD Provinsi NTT dalam mengakomodir kepentingan Parpol. Kami pengurus Partai BERKARYA Wilayah Provinsi NTT secara jujur mengatakan pihak KPUD NTT memahami kondisi ini. Kami diberi ruang untuk mengklarifikasi kekurangan kami ini melalui Bawaslu selaku mediator yang baik,”ungkap Tonny Kaunang.

Sembari menegaskan, proses penyelesaian sengketa pemilu ini bukan juga soal suka atau tidak suka (like and dislike). Akan tetapi KEJUJURAN hati. Karena dimana ada kejujuran disitu ada jalan terbuka dalam menyelesaikan setiap perkara.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPW Partai BERKARYA Provinsi NTT, Matheos Liu, SH. Bahwa KPUD Provinsi NTT cukup cerdas dalam menyikapi kondisi Parpol. Sehingga baik KPUD maupun Bawaslu Provinsi NTT mengambil langkah bijak dan sigap dalam menyelesaikan sengketa proses Pemilu.

Secara administrasi, tambah Metheos, kami selaku Pemohon telah melakukan kesalahan. Bahwa belajar dari kesalahan yang ada untuk kiranya ke depan tidak tersandung pada batu yang sama. Agar Partai BERKARYA ini lebih tegar berjuang menghadapi permasalahan-permasalahan ke depannya manakala Partai BERKARYA telah bergerak maju.  +++ cnc 1

Gambar : Pose bersama Ketua dan Pengurus DPW Partai BERKARYA Provinsi Nusa Tenggara Timur, Antonius Kaunang (duduk) didampingi pengurus (dari kiri ke kanan) Inggrid Sigakole, Matheos Liu, dan Laurensia Yuliandini Woli Wadhin. Doc. marthen radja/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *