Cegah RABIES Ribuan Hewan Anjing DIVAKSIN

Jika manusia terkena gigitan anjing yang berpotensi virus rabies besar kemungkinan akan meninggal dunia. Vaksinasi adalah jalan terbaik untuk membebaskan penyebaran virus rabies atau penyakit anjing gila itu.

Maumere, citra-news.com – DATA yang dibukukan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka menyebutkan sedikitnya terdapat 25.350 ekor anjing piaraan masyarakat yang tersebar di 21 kecamatan dan 130 desa di Kabupaten Sikka. Dari jumlah yang ada menjadi potensi penyebaran virus rabies yang mematikan itu.

Camat Kangae, Marthen Luther Adji, SE mengatakan, Kecamatan Kangae saat ini ditetapkan sebagai kecamatan endemic rabies.  Dari data yang dihimpun menyebutkan populasi hewan anjing piaraan di masyarakat kecamatan tersebut berjumlah 2.968 ekor anjing. Dari jumlah yang ada sebanyak 2.253 ekor anjing yang sudah divaksinasi. Sisanya sebanyak 715 ekor anjing yang segera divaksinasi sekitar pertengahan Oktober 2018.

“Data yang dihimpun dari bulan Agustus sampai dengan September 2018 belum ada laporan kasus gigitan anjing dari puskesmas setempat,” kata Adji.

Namun pada September 2018 ada dua sampel yang dikirim, lanjut dia. Yaitu, sample kepala anjing yang positif rabies langsung dihantar oleh kepala desa Meken Detung  ke pusat kesehatan hewan (Keswan) Kecamatan Kangae. Dan sampel kepala anjing yang tidak ada identitas pemiliknya teridentifikasi negative yang ditemukan oleh petugas Keswan di halaman depan Kantor Kecamatan Kangae.

Sejauh ini ada 36 kasus gigitan anjing. Ada 8 (delapan) kasus diantaranya positif virus rabies dan sudah ditangani pihak medis dengan system koordinasi berantai. Yakni antara RT/RW, Psutu, Puskesmas, dan Rumah Sakit.

Sebelum turun operasi vaksinasi, jelas Adji, diinformasikan terlebih dahulu ke masyarakat melalui berbagai media informasi. Entah melalui mimbar gereja, melalui ketua RT/RW, Posyandu, atau melalui Tim Penggerak PKK kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Hengky B. Sally, SP mengatakan, dinas pertanian melalui petugas vaksinasi telah melakukan vaksinasi di 21 kecamatan dan 130 desa.Total jumlah hewan anjing piaraan masyarakat yang sudah divaksinasi  sebanyak 25. 350 ekor.

Menurut dia, pihak dinas pertanian terus melakukan pemantauan terhadap setiap situasi yang dengan meibatkan tim-tim yang telah dibentuk di setiap desa sampai kecamatan dan kabupaten.

“Kami berharap agar masyarakat pemilik hewan ajing piarannya dengan tulus hati memberikan hewan piaraannya itu untuk divaksin. Ini dalam kerangka meminimalisir terinfeksinya virus rabies bila seseorang terkena gigitan anjing. Sekaligus juga menekan tingginya penularan virus rabies yang mengancam tubuh manusia ini,”ucap Hengky. +++ amor/cnc

Reporter : Armando WS/CNC

Editor : marthin radja

Gambar : Hengky B. Sally, SP, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka

Foto : doc. Armando WS/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *