MK Nyatakan Siap Terima Gugatan Kubu Prabowo-Sandi

Fajar : Para pemohon juga harus menyerahkan permohonan tertulis ke MK serta harus menyertakan daftar alat bukti untuk mengajukan gugatan. MK tidak memberikan ruang mekanisme perbaikan dalam pengajuan sengketa Pilpres seperti Pileg. Untuk Pileg, caleg bisa mengajukan perbaikan permohonan 3 hari setelah tenggat waktu.

Citra News.Com, JAKARTA – MAHKAMAH Konstitusi (MK) menyatakan siap menerima pengajuan gugatan terkait kecurangan Pilpres 2019 dari pihak BPN. Namun hingga hari ini Kamis 23 Mei 2019 MK belum ada informasi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga akan mengajukan gugatan.

“Sampai saat ini, MK baru sebatas mendengar kabar pengajuan gugatan lewat media. MK pun menyatakan siap menerima permohonan gugatan dari BPN hingga batas waktu akhir pengajuan gugatan,” kata Juru Bicara MK, Fajar Laksono di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Intinya, sambung Fajar, MK siap menunggu sampai tenggat waktu pengajuan permohonan sengketa pilpres itu besok malam jumat jam 24.00 WIB. Iya, monggo terserah calon pemohon ini akan datang jam berapa. Yang pasti MK standby dan sampai hari ini tidak ada pemberitahuan, tidak ada informasi secara official kepada MK bahwa mereka akan datang jam berapa.

Tapi sampai saat ini MK belum pernah sekali pun menerima permohonan konsultasi dari BPN. Meski sudah ada puluhan pihak yang mengajukan konsultasi sengketa pemilu, tetapi ia belum melihat pengajuan permohonan dari BPN langsung.

“Ada sekitar 30 orang atau pihak yang berkonsultasi, saya belum melihat ada tim BPN yang konsultasi. Ada dari partai, tapi BPN belum,” tutur Fajar.

Fajar menerangkan, prosedur gugatan pilpres sama seperti legislatif. Para pemohon harus mengajukan gugatan secara pribadi atau lewat kuasa hukum. Para pemohon juga harus menyerahkan permohonan tertulis kepada MK untuk mengajukan gugatan, serta harus menyertakan daftar alat bukti untuk pengajuan ke MK.

MK, tambah Fajar, tidak memberikan ruang mekanisme perbaikan dalam pengajuan sengketa Pilpres seperti Pileg. Untuk Pileg, caleg bisa mengajukan perbaikan permohonan 3 hari setelah tenggat waktu. Namun, penggugat Pilpres bisa memperbaiki permohonan pada saat persidangan pendahuluan tanggal 14 Juni. Kemudian dilanjutkan tanggal 17-21 Juni itu pembuktian Pemeriksaan persidangan hingga akhirnya pembacaan putusan.

“Nanti registrasi untuk Pilpres tanggal 11 Juni, baru diregistrasi. Sejak 11 Juni itulah maka 14 (empat belas) hari itu dihitung 14 hari kerja, nanti akan diputus itu paling lama 28 Juni,” tukas Fajar. +++ marthen/citranews.com/hafidz-Antara

Gambar : Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Foto : Doc.CNC/Andrian Pratama Taher – Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *