Hunce juga membantah kalau material bangunan banyak yang tersisa dan disalahgunakan. “Hanya ada beberapa reit batu kerikil dan pasir yang diambil teman guru. Tapi nanti dia bayar, bukan ambil frei saja. Kalau ada informasi bahwa panitia jual bebas itu material bangunan, itu tidak benar. Ini buktinya batu kerikil kita hambur di halaman sekolah ini supaya tidak becek saat hujan. Jadi kami tidak jual,”tegasnya. +++ marthen/citra-news.com
RKB di SMKN 5 Kupang JANGAN Mangkrak
- Dibaca 455 kali
CitraNews
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Di tengah dialog yang berlangsung hangat, suara Ketua Kelompok Tani Nonotasi, Monico Tnunay, mencerminkan realitas…

Menyatukan Aspirasi dan Kebijakan Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota…

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prokoso, menjelaskan bahwa Literamove…









