Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Dua EMBUNG Mubasir Dinas Kehutanan ‘Cuci Tangan’

CitraNews

Lahan pertanian tampak kering kerontang di musim kemarau. Doc. CNC/jors tefa-citra news

Diketahui, dua unit embung yang terbangun itu berada tidak jauh dari Taman Wisata Bu’at. Kehadiran dua embung ini, menurut Neonane, sangat bermanfaat bagi warga masyarakat setempat. Adanya embung bisa menampung air pada musim hujan dan dimanfaatkan warga pada musim kemarau. Sehingga masyarakat tidak kesulitan air seperti sekarang ini.

Baca Juga :  KONTRIBUSI Orangtua BUKTI Tanggung Jawab Bersama PENDIDIKAN

“Sesungguhnya embung berguna untuk suplay air bersih bagi sumur-umur yang dibangun warga masyarakat. Selain itu untuk mengairi lahan pertanian yang ada di sekitarnya. Tapi itu hanya mimpi-mimpi dari masyarakat saja. Karena faktanya tanggulnya hancir berantakan sehingga embung itu mubasir,”tegas Naonane.

Baca Juga :  UMKM Binaan Bank NTT Ikut SHOWCASE Songsong KTT ASEAN Summit 2023

Fobia Mengaku TIDAK TAHU

Pada kesempatan terpisah, Kepala UPT Kehutanan Kabupaten TTS, Frans A.B Fobia, S. Hut membenarkan kalau dua buah embung tersebut dibangun pada tahun 2016.