Jadi POLISI Untuk Diri Sendiri ‘Senjata’ AMAN ala Wabup ARMY

JOHNY Army Konay, SH (kanan) saat Kapolres TTS memberikan keterabngan pers usai apel siaga pengamanan jelang Pelantikan Prtesiden dan Wakil Presiden RI di SoE, Jumat 18 Oktober 2019. Doc.CNC/Jor Tefa-Citra News

Walau diterpa arus pencobaan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI namun tak mampu menggoyahkan biduk kesiagaan TNI/Polri. Ada-ada saja aksi haru biru dari sejumlah elemen hanya sekadar mengganggu Kamtibmas.

Citra-News.Com, SOE – WAKIL BUPATI Kabupaten Timor Tengah Selatan (Wabup TTS), JOHNY Army Konay, SH mengatakan ‘senjata’ ampuh untuk menangkal diri dari pengaruh-pengaruh negative adalah menjadi ploisi untuk diri sendiri.

Menurutnya, kunci dalam menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yaitu menjadi polisi untuk diri sendiri. Barangsiapa yang sanggup untuk menjadi polisi bagi dirinya sendiri maka dia akan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jika tidak maka akan mencederai dirinya sendiri.

Demikian Wabup Army kepada awak media di SoE, Jumat 18 Oktober 2019 terkait pengamanan berjenjang jelang pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024, pada Minggu 20 Oktober 2019 di Istana Negara Jakarta.

Ditegaskannya, Presiden dan Wakil Presiden terpilih adalah pilihan rakyat. Untuk itu marilah bersama-sama kita menjaga kepercayaan dan pilihan rakyat ini dengan selalu menjaga kemananan dan ketertiban di  masyarakat.

Apel Siaga Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI digelar Polres TTS di SoE, Jumat 18 Oktober 2019Doc.CNC/ Jor Tefa-Citra News

“Jadilah Polisi untuk diri sendiri sehingga tidak mengganggu dan menghalangi jalannya pelantikan kepala negara yang dilaksanakan pada Minggu 20 Oktober 2019. Jika ada pihak-pihak yang berupaya menganggu dan atau menghalangi serta membuat kegaduhan saat pelantikan maka yang bersangkutan akan dengan pihak keamanan negara. Ada yang coba-coba bikin gaduh jalannya pelantikan itu akan diamankan pihak berwajib,”tegas Army.

Hal senada juga disampaikan Komandan Distrik Militer 1621 TTS, Letkol KURNIAWAN Pramulyo. Dandim Kurniawan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTS untuk senantiasa menertibkan diri dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat  merugikan diri sendiri.

“Kalau ada yang menyebarkab berita hoax (berita bohong) maka tolong laporkan pada pihak keamanan agar segera yang bersangkutan diamankan,”ucapnya.

Gelar Apel Siaga Dimotori Polres TTS

Mempelopori pengamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Kepolisian Resor (Polres) TTS menggelar apel siaga. Apel siaga ini selain menghadirkan unsure TNI/Polri juga pimpinan OPD dan Forkopimda TTS.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) TTS, AKBP TOTOK Mulyanto, DS.SIK dalam sambutannya mengatakan, Pemilu 2019 sebagai pesta demokrasi karena bagian dari kemerdekaan untuk memilih kepala negara atau kepala pemerintahan. Sehingga perlu ada jaminan keamananan.

“Pada konteks ini TNI/Polri punya peranan untuk mengawal dan mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu 20 Oktober 2019. Acara pelantikan tersebut harus terlaksana secara optimal tanpa ada gangguan dan ancaman yang mau menggagalkan pelantikan dimaksud,”tegas Mulyanto.

Salam komando dan pose bersama  pratanda komitmen bersama pengamanan di bumi cendana jelan pelantikan Presiden dan Wakil Presidenb RI di halaman Polres TTS di SoE, Jumat 18 Oktober 2019 dan Doc.CNC/Jor Tefa-Citra News

Menurut dia, upaya untuk menggagalkan ini ditandai dengan peningkatan kerawanan Kamtibmas. Yaitu terjadinya aksi unjuk rasa dari elemen mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia, termasuk NTT untuk menolak sejumlah RUU.

“Diantara sejumlah aksi itu sempat menimbulkan gejolak di beberapa tempat di Indonesia. Dan ancaman-ancaman semacam ini harus kita antisipasi dan kita lawan agar tidak terulang lagi. Apalagi tengah persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI ini,”tandasnya.

Barisan pengamanan regional di Kabupaten TTS, tambah Mulyono, dipersiapkan anggota TNI dari Kodim 1621 TTS bersama satuan anggota kepolisian se-Polres TTS. Tidak terkecuali juga Forkopimda, Kejaksaan, dan unsure lainya.

Sembari mengingatkan masyarakat TTS agar jangan ada yang melakukan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan hal-hal yang idak diinginkan. +++ jofan/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *