MUSUH Pendidikan Adalah KEBODOHAN

Wabub Army Konay pose bersama pada acara syukuran pelantikan, Rabu 04 November 2019. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

Pdt.Yanres: Kebanggaan seorang guru adalah bukan seberapa banyak jabatan yang ia dapatkan, namun kebanggaan seorang adalah seberapa banyak ajaran yang ia berikan. 

Citra-News.Com, SOE – SETIAP ORANG ada jaman dan setiap jaman ada orangnya. Adagium ini bisa relevan dengan peristiwa yang dialami DAUD J.S. Bessie, S.Pd. Peristiwa sukacita yang dialami Daud adalah ia dimeteraikan menjadi Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 3 SoE Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam mengayubahagiakan rasa sukacita ini Daud menggelar syukuran Pisah Sambut. Turut hadir Wakil Bupati Kabupaten TTS, JOHNY Army Konay, SH, para pimpinan dinas teknis terkait dan beberapa pejabat eksekutif lainnya, elemen masyarakat, dan tokoh gereja serta anggota DPRD Kabupaten TTS.

Diketahui, Daud J.S. Bessie, S.Pd terlantik sebagai Kepala Sekolah SMPN 3 SoE menggantikan Omarmi I. Liu, S.Pd, M.Si  dan kini menjadi Kepala Sekolah SMPN 1 SoE

Terkait dengan pergantian kepala sekolah tersebut Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, JOHNY Army Konay, SH dalam sambutannya mengharapkan peningkatan mutu pendidikan menjadi nomor satu. Melalui pendidikan bermutu akan menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul. Karena musuh besar dalam dunia pendidikan adalah kebodohan. Jika pendidikan tidak terlaksana dengan baik akan mendatangkan kebodohan atau rendah SDM.

“Saya menghimbau kepada semua rekan-rekan guru di SMP Negeri 3 SoE agar tetap mendukung kinerja Kepala Sekolah yang baru dilantik. Tugas guru adalah menyukseskan proses belajar mengajar di sekolah ini. Anak usia sekolah harus mendapat kesempatan memperoleh pendidikan dan pengajaran yang dilaksanakan guru di sekolah,”ungkap Wabup Army.

Wabub Army Konay (kiri) menyusul sambutan Pdt Yanres pada acara syukuran pelantikan, Rabu 04 November 2019. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

Khususnya kepada Kepala SMP Negeri 3 SoE yang baru dilantik, Daud Bessie, Wabup Army berharap agar tetap bekerjasama dengan semua teman-teman guru dalam mendidik anak-anak didik di SMP Negeri 3 SoE. Terus memupuk kebersamaan, bekerja keras dan bekerja tuntas sehingga bias menggapai tujuan pendidikan yang berhasilguna.

Mengawali rasa syukurnya itu dengan ibadat bersama yang dipimpin Pdt. YANRES Sarkim, S.Th. Untuk peristiwa iman ini Pdt. Yanres mengutip Kitab Amsal 7:1-5. Inti renungannya menurut Pdt. Yanres bahwa orang yang bisa menjadi pintar, tidak sekedar harus berdoa dan tanpa belajar. Orang yang pintar dan sukses harus belajar (bekerja) dan berdoa.

Berkaitan dengan proses pendidikan menurut Pdt Yanres, harus belajar dan terus belajar. Karena dengan belajar dan terus belajar bisa memperkaya wawasan seseorang. Jangan menunggu saat pelaksanaan ujian baru mau belajar. Demikian halnya berdoa, jangan ada masalah menimpa hidup baru kusut berdoa. Akan tetapi belajar dan berdoalah setiap hari agar bisa menjadi orang yang pintar, cerdas dan bijak.

Dia menuturkan, kebanggaan seorang guru adalah bukan seberapa banyak jabatan yang ia dapatkan. Namun kebanggaan seorang guru adalah seberapa banyak ajaran yang ia berikan atau dia bagikan ke orang lain (para peserta didik, red).

Sementara Daud Bessie dalam sambutannya menyampaikan terima kasih  kepada pemerintah yang sudah memberikan kepercayaan untuk memimpin SMPN 3 SoE. Kepada kepala sekolah sekolah sebelumnya Daud menyampaikan terima kasih.

Wabup Army Konay dan Marthen Tualaka (kiri) dan Suasana acara syukuran pelantikan Kepala Sekolah SMPN 3 SoE, Daud  Bessie, Rabu 04 November 2019. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

“Saya berterimah kasih kepada ibu mantan Kepala SMP Negeri 3 SoE, Omarmi I. Liu, S.Pd, M.Si yang sekarang dilantik menjadi Kepala SMP Negeri 1 SoE. Karena sudah merekomendasikan saya untuk menjadi Kepala SMP Negeri 3 SoE,”ucap Daud.

Sembari menambahkan, bahwa dia bertekafd melanjutkan program kerja dari ibu Omarmi demi menyukseskan pendidikan di SMP Negeri 3 SoE. “Apa yang menjadi harapan  bapak Wakil Bupati saya akan tetap bekerjasama dengan semua dewan guru. Karena tanpa dukungan dari teman-teman guru maka belum tentu proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik,”tandasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten TTS, Marten Tualaka dalam sambutannya mengingatkan agar Kepala SMPN 3 SoE yang baru (Daud Bessie, red) tetap menjaga dan merawat dan melestariakn lingkungan sekolah agar tetap hijau seperti yang sudah dibuat atau dilakukan oleh mantan Kasek sebelumnya.

“Kepala SMPN 3 SoE yang baru, tolong memperhatikan pengelolaan dana BOS. Sehingga jangan sampai kerterlambatan pencairan dana BOS. Karena akan berdampak pada kinerja dan prestasi siswa. Dana BOS harus dikelola secara baik untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan prioritas lembaga pendidikan yang diasuh. Hindari penyalahgunaan dana BOS karena akan berdampak buruk bagi sekolah,”jelas Tualaka. +++ jofan/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *