ADPRD NTT dari Fraksi Nasdem, Inosensius Frederikus Mui saat diwawancarai di ruang Fraksi PKB, Kupang, Selasa 28 Mei 2024. Doc. marthen radja/citra-news.com
Fredy Mui : Pihak panitia pembangunan harus segera mengurus status tanah sekolah
Citra News.Com, KUPANG – KEHADIRAN satu unit Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di sebuah kampung pedalaman menjadi sesuatu yang tidak lazim.
Karena bukan rahasia umum kalau pemerintah membangun sebuah sekolah negeri apalagi level menengah atas, biasanya terjadi di ibukota kabupaten. Atau paling tidak di ibukota kecamatan.
Namun fakta itu berbeda untuk SMK Negeri 1 Ndoso. Sekolah ini terbangun di kampung kecil Desa Golo Poleng Kecamatan Ndoso Kabupaten Manggarai Barat – Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Anggota DPRD Provinsi NTT, Inosensius Frederik Mui atau akrab disapa Fredy membenarkan hal itu. Dia mengatakan, masyarakat Desa Golo Poleng sangat merindukan kehadiran sebuah sekolah negeri di wilayahnya.
Sebagai wakil rakyat NTT dari Dapil Manggarai Raya, jelas Fredy, dia membantu memfasilitasi pihak Panitia Pembangunan SMKN 1 Ndoso dalam urusan perizinan.
FREDY Mui dan ANIS Rumat dari Fraksi PKB. Doc. marthen radja/citra-news.com
“Ini semata-semata kami lakukan untuk mewujudkan kebutuhan warga desa Golo Poleng. Kami berterima kasih kepada pihak Dinas PMPTSP Provinsi NTT yang sudah mengeluarkan ijin pendirian SMKN 1 Ndoso”, demikian Fredy di Kupang, Selasa.
Fredy mengisahkan, pada 10 tahun terakhir ini sudah ada 6 (enam) unit sekolah yang sudah terbangun di wilayah Kabupaten Manggari Barat.
“Termasuk SMK Negeri 1 Ndoso salah satu sekolah yang dibangun selama saya jadi Anggota DPRD NTT sudah tiga periode ini”, tegasnya.












