“Biaya dari acara Pesta Rakyat itu sepenuhnya hasil gotong royong Pak Melki dan Pak Johni bersama keluarga. Jadi sama sekali tidak menggunakan APBD NTT,” tegas Heru Restu Dupe.
Heru menjelaskan, kegiatan Pesta Rakyat juga akan melibatkan ratusan UMKM, sehingga masyarakat NTT bisa menikmati UMKM yang ada di sekitar lokasi Pesta Rakyat.
“Itu bentuk pehatian Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Pak Melki dan Pak Johni terhadap perkembangan UMKM di NTT,” jelas Heru.
Sementara Frans Sarong mengatakan, acara Pesta Rakyat terbuka untuk umum. Masyarakat atau pengunjung bisa hadir dan menikmati UMKM secara gratis.
“Pengunjung boleh sesuka hati menikmati sajian yang disajikan oleh UMKM tanpa membayar. Pak Melki dan Pak Johni sudah membayar jasa mereka. Para pengunjung bisa menikmati sesuka hati dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Dalam temu pers penjelasan Sekda Kosmas mengemuka juga soal acara protokoler penjembutan Gubernur dan Wagub ketika tiba di Bandara El Tari Kupang.
Bahwa setelah tiba di Terminal Umum sang Gubernur dan Wagub disambut musik dan lagu dari kelompok Tunanetra dan kelompok pelajar. Kemudian sekitar pukul 12.00 Wita Gubernur dan Wagub dan didampingi sang isteri diarak menuju gedung Sasando untuk melakukan Sertijab, termasuk Ketua TP PKK Provinsi NTT.
Setelah itu sekira pukul 18.00 Wita dilaksanakan misa syukur (ekumene) pelantikan. Puncaknya gebyar Pesta Rakyat dimulai pukul 20.00 Wita mengingat waktu sesama saudara umat Muslim berbuka puasa.
Unik dan Terus Dikenang
