Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

KEMENTAN Segera MENCETAK LAHAN dalam Skala BESAR di NTT, Ini Tujuannya

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Mentan Adi Amran : Pencetakan lahan sawah dan ladang jagung ini adalah kunci Swasembada Pangan.

Citra News.Com, JAKARTA, ADA banyak peluang yang didapuk Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena memboyong para bupati/walikota se-NTT, bertemu sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Jakarta pekan lalu.

Mencetak lahan sawah dan jagung secara besar-besaran di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah salah satu peluang emas yang segera dilakukan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Baca Juga :  UNIK, Bunda JULIE Laiskodat TOS Kenegaraan Pakai TUAK Manis Dalam HAIK

“Pencetakan lahan sawah dan ladang jagung ini adalah kunci Swasembada Pangan. Tujuannya selain meningkatkan produksi pangan, program ini juga akan menggerakkan perekonomian masyarakat,” demikian Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam audiensi bersama Gubernur NTT, Emanuel Malkiades Laka Lena dan Kepala Daerah se-NTT di Jakarta, Jumat (22/03).

Baca Juga :  PENILAIAN Ombudsman RI Di Balik Sejumlah Program INOVATIF Christian - Serena

Mentan Amran mengatakan, pemerintah terus bergerak cepat dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Salah satu fokus Kementan RI adalah mencetak lahan sawah dan ladang jagung skala besar di NTT.

Baca Juga :  Bank NTT Jadi LOCAL WISDOM di Wilayah TIMUR Indonesia

“Pencetakan lahan baru ini adalah langkah strategis untuk menjadikan NTT sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka kemiskinan di daerah tersebut”, kata Andi.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan NTT Lumbung Pangan Nasional, Swasembada Pangan. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab NTT Lumbung Pangan Nasional, Swasembada Pangan.