Di persimpangan Jalan HTI Maulafa Kota Kupang jadi “langganan” kerusakan badan jalan dan drainase.
Citra News.Com, KUPANG – SEMENJAK awal menjabat sebagai Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo secara maraton turun meninjau kondisi lingkungan sosial masyarakat. Baik itu menyangkut kehidupan ekonomi masyarakat juga melihat dari dekat kondisi sarana prasarana (Sarpras) yang sudah dibangun di era kepemimpinan sebelumnya untuk dilakukan perbaikan.
Tak dinyana pada Selasa (8/4) ada dua agenda yang dikunjungi sang Wali Kota. Yakni berkunjung ke lokasi
Sentra IKM Garam Beryodium yang berlokasi di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak. Juga meninjau kerusakan badan jalan dan drainase ysnh terletak di Jalan HTI Kecamatan Maulafa
Peninjauan IKM Garam Beeiodium di Oeleta ini bertujuan untuk memantau secara langsung kesiapan fasilitas produksi serta memastikan bahwa seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai setelah sebelumnya dilakukan uji coba produksi pada tahun 2021 lalu.
Dalam kunjungan tersebut, sang Wali Kota Kupang didampingi Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Kupang, Alfred A. Lakabela, S.Pd., M.Pd., Camat Alak, Yulianus Willem Pally, S.H., Lurah Penkase-Oeleta, serta sejumlah pejabat dan staf Dinas Perindustrian Kota Kupang.
Dalam dialog bersama Kadis Perindag, Camat Alak, Lurah Penkase-Oeleta, dan para pejabat teknis, Wali Kota menyampaikan harapannya agar kunjungan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemodal dalam mengembangkan potensi sentra IKM tersebut.
“Saya akan membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara Pemerintah Kota, pelaku usaha, dan investor. Tugas Bapak-Bapak adalah memastikan bahwa seluruh peralatan produksi dalam kondisi siap digunakan,” kata Christian Widodo.
Ia menambahkan, reaktivasi sentra IKM garam beriodium ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penguatan UMKM sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat.












