Kika : Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Koltim Dethan pose bersama, Selasa (15/4). Doc. marthen radja/citra-news.com
Koltim Dethan : Kami masyarakat merasa legah Walikota sudah datang melihat kondisi patahan ruas jalan ini, sebagai bukti pak Christian Widodo bisa menjawabi angan-angan dan harapan masyarakat.
Citra News.Com, KUPANG – PELAKSANA Teknis (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maksi Dethan mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk bangun kembali ruas jalan Taebenu lebih kurang Rp 13,5 Miliar.
“Memang selama ini masyarakat di sekitar lokasi mengeluhkan. Namun terbatasnya anggaran yang ada maka pembangunanya tertunda. Tapi tadi pak Walikota nyatakan pada tahun anggaran (TA) 2025 ini mulai dibangun”, katanya.
Kepada awak Portal berita citra-news.com Maksi menjelaskan, di masa Pemerintahan Kota (Pemkot) Kupang saat ini, pemerintah berkomitmen untuk segera memperbaiki infrastruktur dan sarana prasarana (Sarpras) yang ada di wilayah Kota Kupang.
“Meski demikian dengan terbatasnya anggaran tentunya ada pekerjaan-pekerjaan yang menjadi prioritas. Termasuk di ini ruas Jalan Taebenu dimana tadi pak Walikota Christian Widodo menyatakan Pemkot mulai bangun tahun ini”, kata Maksi di sela-sela peninjauan lokasi oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Selasa (15/4).
Menjawab kesiapan anggaran, lagi-lagi Maksi menegasikan, untuk perbaikan dan peningkatan ruas Jalan Taebenu dianggarkan Rp 13,5 Miliar. Ini anggaran khusus untuk perbaikan di beberapa titik patahan ruas Jalan Taebenu. Karena secara teknis kedalaman patahan ini sekitar 21 Meter sehingga cukup makan anggaran.
Dari kondisi yang ada, lanjut dia, beberapa titik patahan didalamnya sudah rongga. Sehingga secara teknis terlebih dahulu harus dipadatkan. Ditambah lagi harus memotong tikungan jalan yang tajam dan curam tepat berada di area patahan.












