Tipologi pemimpin yang merakyat spontan ditunjukkan oleh Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wakilnya Serena Corsgrova Francis pada moment ini. Berikut nukilannya…..
Citra News.Com, KUPANG – TIDAK lazim atau jarang ada seorang pemimpin berdiskusi dengan staf di lingkungan kerjanya lalu duduk lesehan alias duduk di lantai atau tanah. Tipologi kepemimpinan model ini ditenggarai sebagai type pemimpin yang melayani atau type pemimpin yang merakyat.
Seperti halnya ditunjukkan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Wakilnya, Serena Cosgrova Francis, S.Sos.,M.Sc. Tak peduli apa kata orang menyoal status sosial atau jabatan yang sedang diemban. Pemimpin eksekutif Kota Kupang ini tampak merendah seakan mengubur disparitas (perbedaan, red) antara pimpinan dan bawahan.
Adalah fakta Christian dan Serena spontan duduk lesehan dalam momentum diskusi bersama para awak kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang pada Rabu (16/4).
Mengutip siaran pers Bagian Protokol Pimpinan Sekretariat Daerah (Prokopim Setda) Kota Kupang, Wali Kota Christian dan Wakilnya, duduk lesehan membaur diantara petugas pemungut sampah untuk berdiskusi dan mempresentasikan road map pengolahan sampah.
Dalam giat diskusi tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH., dan beberapa pimpinan perangkat daerah teknis, serta para camat se-Kota Kupang.

Dalam arahannya, Wali Kota Christian menyampaikan bahwa strategi penanganan sampah jangka pendek dalam 100 hari telah disusun dan mulai diimplementasikan secara bertahap.
“Strategi ini sebenarnya sudah berjalan, namun hari ini saya kumpulkan semua awak kebersihan untuk menyamakan pemahaman, visi, dan semangat kerja. Jangan ada yang bekerja di luar kerangka yang sudah ditetapkan. Mutlak penting ketersediaan data akurat terkait timbulan dan titik tumpukan sampah, baik di lokasi resmi maupun tidak resmi,” tegas Christian.











