Ia mengucapkan selamat kepada seluruh anak-anak yang telah menyelesaikan tahap pendidikan PAUD dan menyebut mereka sebagai calon generasi emas Kota Kupang. Tak lupa dr. Christian menyampaikan penghargaan kepada para guru PAUD yang disebutnya sebagai pelita dan garda terdepan pembangunan sumber daya manusia. Serta kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada lembaga PAUD.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyapa penuh kasih anak-anak PAUD yang hadir, dan mengutip penyair terkenal Kahlil Gibran: “Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu. Mereka putra-putri kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri.”
Ketua Himpaudi Kota Kupang, Jefry Liebertus memberikan apresiasi tinggi kepada orang tua, wali murid, dan pendidik dalam acara pelepasan anak-anak PAUD jalur non-formal se-Kecamatan Oebobo.
Da menekankan pentingnya peran keluarga dan lembaga PAUD dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang belajar mengenal huruf dan angka, tapi juga tentang menanamkan nilai sosial seperti antri, berbagi, dan bekerja sama. Hal ini menjadi fondasi penting sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar.
Jefry juga mengapresiasi para pendidik PAUD yang telah bekerja dengan semangat pelayanan, meskipun sering kali harus berkorban waktu dan tenaga tanpa pamrih. Ia menyebut bahwa pelayanan, bukan materi, adalah dasar utama mereka dalam mendidik anak-anak Kota Kupang.
Menanggapi isu bantuan pemerintah, Jefry mengingatkan para pengelola PAUD untuk tetap berpegang pada visi awal yaitu membangun generasi masa depan melalui pendidikan berkualitas.
“Bantuan itu bonus, tapi semangat kita adalah pelayanan,” tegasnya.
Dalam laporan Ketua Panitia, Nurcahya Sialagan, S.Th, menyampaikan bahwa sebanyak 563 anak dari 22 lembaga PAUD di Kecamatan Oebobo mengikuti acara pelepasan bersama.












