Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Menerobos KUALITAS PELAYANAN di Jalur PERSAINGAN Rumah Sakit Ala Dokter STEF Soka

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Lebih lanjut dr. Stef menjelaskan terdapat beberapa kegiatan yang sudah dilakukan guna pencapaian pelayanan bermutu. Dimana sala satu kegiatannya yakni melakukan penandatanganan komitmen bagi para dokter dalam meningkatkan pelayanan di RSUD Prof Dr. W. Z. Yohanes Kupang.

Terlepas dari tanggungjawab utama pelayanan kesehatan, dr. Stef sebagai manajer penanggung jawab pada satuan kerja tersebut memiliki beban tanggung jawab dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dimana RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohanes Kupang pada tahun 2025 mendapat target Rp179 M.

“Saya berpikir ini tugas berat dan menantang namun harus dijalankan. Saya bersama teman-teman disini berusaha mengoptimalkan sumber- sumber potensi pengahasilan guna mencapai target tersebut ” tambah dia.

Baca Juga :  PEMKOT Kupang Targetkan VAKSINASI Dosis SATU Capai 98 Persen

Sesuai harapan Gubernur Melky Laka Lena bahwa target PAD Provinsi tahun 2025 sebesar Rp 1,4 Triliun akan meningkat menjadi Rp 2,8 Triliun di tahun 2026.

Baca Juga :  Lagi-lagi, PASIEN Sembuh Covid19 BERTAMBAH Meninggal NIHIL

Dari target yang ada merupakan total OPD yang ada tingkat provinsi. Untuk pihak RSUD W.Z Johanes Kupang sendiri diberikan target sebesar Rp 179 Miliar. Meski menantang tapi kami empuh banyak cara. Terutama dari jasa pelayanan, dimana sekitar 98 persen pendapatan diperoleh dari sektor pelayanan jasa. Sedangkan 2 persen lainnya dari pemanfaatan asset yang ada di seputar tumh saki ini. Seperti sewa aula Diklat, outlet apotik, pemanfaatan area parkir, dan lainnya.

Baca Juga :  RSUD S.K Lerik Sodorkan ‘Ayo Berubah’ Dengan RESEP Prima

“Memang berat kalau bicara target PAD. Tapi untuk Diklat ini memang cukup kencang mendongkrak PAD. Tapi singkat kata kalau bicara target penerimaan maka kita bicara soal kontribusi. Kalau kita bicara soal pelayanan maka disitu letaknya kita berkompetisi. Tapi kompetisi yang sehat tentunya”, tegas Dokter ahli bedah ini.  +++ marthen/tim

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Dokter Stef Soka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dokter Stef Soka.