“Kami berharap Bank NTT ke depan selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang dalam membantu dan menjalankan program pemerintah pusat yang telah diimplementasikan di daerah. Seperti Masyarakat Berpenghasilan Gabungan (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih. Pada intinya, kita selalu berkolaborasi,” ujarnya.
Pernyataan penuh optimis
tersebut menegasikan arah kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan pembangunan manusia. Bahwa program-program seperti MBG dan Sekolah Rakyat, merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Kupang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, dan akses permodalan.
Bank NTT sendiri, tambah Christian, sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT, diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Dengan kepemimpinan baru yang dinamis, Bank NTT diyakini akan memperluas jangkauan layanan, meningkatkan inklusi keuangan, dan menghadirkan inovasi perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Sinergisitas dan kolaborasi antara Pemkot Kupang dan Bank NTT, tegas Christian, menjadi cerminan semangat ‘Bersama Membangun NTT’. Dimana pembangunan ekonomi tidak hanya ditopang oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh dukungan sektor keuangan yang visioner dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, Kupang tidak hanya menjadi kota yang tumbuh secara ekonomi, tetapi juga menjadi rumah bagi pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan”, ujarnya. +++ marthen/*












