Politisi Partai Golkar ini berharap, Dirut dan Direksi yang baru mampu mengembangkan dan menggerakkan ekonomi Nusa Tenggara Timur secara efisien, inklusif, hadir untuk rakyat, mendukung ekonomi daerah, membantu pembiayaan UMKM membantu para petani nelayan peternak yang selama ini belum menjadi infra strategis dari perbankan termasuk Bank NTT.
Gubernur Melky menambahkan rapat umum pemegang saham luar biasa yang dilaksanakan kemarin (Rabu 12/11, red) merupakan keputusan strategis. Salah satunya terkait dengan kepengurusan baru, inilah terus kita dorong untuk membuat bank NTT lebih baik dari waktu ke waktu.
“Pelantikan ini tidak sekadar mengganti orang tapi membangun sistem dan cara serta budaya baru yang berintegritas, transparan, akuntabel,dan berorientasi pada kepentingan daerah dan pada kepentingan masyarakat banyak yang ada di Nusa Tenggara Timur”, ujarnya.
Mantan ADPR RI ini menginginkan kepemimpinan baru yang dinamis, yang melayani, yang bekerja dengan data dan strategi yang baik, dan bekerja dengan tata kelola baru, dengan cara pikir baru dan juga berdasarkan masukan dari seluruh pemegang saham yang kemarin telah diberikan dalam RUPS yang kita jalani secara sungguh-sungguh dan penuh makna.
“Adanya kepemimpinan baru Bank NTT diyakini akan memperluas jangkauan layanan, meningkatkan inklusi keuangan, dan menghadirkan inovasi perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Mantapkan Kolaborasi
Bagi Pemerintah Kota Kupang, kehadiran jajaran baru Bank NTT menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mendorong program-program ekonomi yang pro-rakyat.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, menyampaikan harapan agar Bank NTT semakin aktif berkolaborasi dalam mendukung berbagai inisiatif pembangunan yang tengah dijalankan oleh Pemkot Kupang.












