Berbagai masukan, termasuk pokok-pokok pikiran DPRD, tegas Serena, menjadi bagian penting dalam penyusunan rancangan anggaran, di samping amanat regulasi dan kebijakan pengelolaan keuangan daerah.
“Pendekatan berbasis kinerja tetap menjadi acuan, sehingga setiap program dan kegiatan diwajibkan memiliki indikator yang terukur dari sisi input, output, hingga outcome, guna menjamin efektivitas dan akuntabilitas penggunaan anggaran”, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wawalkot Serena Francis memaparkan gambaran umum kondisi fiskal daerah untuk tahun 2026. Ia menjelaskan proyeksi pendapatan, rencana belanja, serta komposisi anggaran yang disesuaikan dengan perkembangan ekonomi dan prioritas pembangunan.
Dia berharap, penataan belanja dilakukan dengan cermat untuk menjaga keseimbangan antara pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan kebutuhan operasional pemerintahan, sekaligus tetap menyediakan ruang fiskal untuk respon cepat terhadap kondisi tak terduga.













