Wali Kota Christian Widodo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya milik pemerintah, tapi milik bersama. Kami (Christian-Serena, red) ingin setiap warga merasa menjadi bagian dari perubahan. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi, bukan mendominasi. Pendekatan ini mencerminkan model kepemimpinan kolaboratif yang terbuka dan inklusif.
Wakil Wali Kota Serena Francis menambahkan, keterlibatan warga juga memperkuat rasa tanggung jawab terhadap hasil pembangunan.
Fasilitas publik yang dijaga oleh masyarakat cenderung lebih awet dan terawat. Hal ini membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci keberlanjutan pembangunan.
Taman Nostalgia tertata apik kini jadi arena wisata kuliner. Doc. Ist
Kini, di banyak sudut kota terlihat hasil nyata dari kolaborasi ini. Jalan lingkungan diperbaiki, drainase dibersihkan bersama, dan taman dirawat secara swadaya. Kupang bukan lagi kota yang menunggu bantuan, tetapi kota yang bergerak bersama warganya.
Kota Kupang tumbuh karena rakyatnya mau terlibat.
Inilah semangat baru (spirit) dari pemerintahan di era Christian Widodo dan Serena Corsgrova Francis. Bahwa membangun bukan hanya fisik kota, tetapi juga kolaborasi dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama menuju kemajuan. +++ marthen/advetorial












