Aktivitas malam hari Pedagang Kakilima di Bundaran Tirosa salah satu Taman Wisata Kuliner di Kota Kupang. Doc. Ist.
Citra News.Com, KUPANG – KENYAMANAN hidup warga adalah prioritas utama pemerintahan Christian Widodo – Serena Francis. Menata kota berarti menata harapan; memperindah lingkungan berarti memperbaiki kualitas hidup. Kupang kini diarahkan menjadi Kota yang bukan hanya indah dilihat, tetapi juga nyaman ditinggali.
Pemerintah Kota Kupang yang diarsiteki Christian dan Serena kini menjalankan program Penataan Ruang Publik dan Fasilitas Umum Berbasis Kenyamanan Warga.
Program ini meliputi penataan taman, pengaturan area parkir, pembangunan trotoar ramah disabilitas, serta pengelolaan sampah secara modern. Semua dirancangbangun agar warga dapat menikmati lingkungan perkotaan dengan rasa bangga, aman dan nyaman.
Salah satu fokus besar adalah menciptakan ruang publik yang sehat dan ramah keluarga. Pemerintah memperindah Taman Kota dengan area bermain anak, jalur jogging, dan area hijau terbuka. Kini, warga memiliki tempat untuk berinteraksi dan melepas penat di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menata regulasi untuk mendukung ketertiban umum. Pedagang kaki lima diarahkan ke lokasi yang lebih tertata tanpa menghilangkan sumber penghasilan mereka. Penataan kota dilakukan dengan pendekatan humanis agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Wali Kota Kupang Christian Widodo menyebut program ini sebagai bagian dari visi besar : Kupang Nyaman untuk Semua. Dia mengatakan, kota modern tidak hanya diukur dari bangunan tinggi, tetapi dari bagaimana warganya merasa aman, nyaman, dan bahagia. “Kita ingin membangun kota yang hidup, bukan hanya terlihat hidup,” tegasnya.












