Sejalan dengan semangat Car Free Night, Pemerintah Kota Kupang dibawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis menegaskan bahwa keamanan kota bukan semata urusan aparat, melainkan hasil kerja kolektif seluruh warga. Dari keyakinan inilah lahir program “Kupang Aman Bersama”.
Program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Di setiap kelurahan dibentuk Forum Keamanan Warga (FKW) sebagai jembatan komunikasi antara warga dan aparat. Forum ini menjadi ruang koordinasi cepat, mediasi, sekaligus penguatan solidaritas sosial.
“Kami tidak bisa menjaga seluruh kota sendirian. Tapi bersama warga, Kupang akan selalu aman,” ujar Wali Kota Christian Widodo.
Pada kesempatan terpisah Wakil Wali Kota Kupang, Serena Corsgrova Francis menambahkan, pendekatan kolaboratif antara pemerintah masyarakat ini sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong. Ronda malam, pos jaga, hingga patroli sukarela diperkuat dengan dukungan pemerintah, menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama.
Tak hanya keamanan fisik, Pemkot Kupang juga menaruh perhatian pada keamanan sosial. Edukasi bagi remaja dan pelajar digencarkan, disertai pengembangan kegiatan seni, olahraga, dan kreativitas sebagai saluran positif menjauhkan generasi muda dari kekerasan dan pergaulan berisiko.
Kini, di banyak sudut Kota Kupang, malam terasa lebih tenang. Warga beraktivitas dengan rasa aman, UMKM tumbuh, dan ruang publik kembali menjadi milik bersama. Kota Kupang membuktikan satu hal: keamanan terbaik adalah keamanan yang tumbuh dari hati warganya sendiri. +++ marthen/advetorial












