Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Merawat HARAPAN dari Tanah PERANTAUAN, Walikota CHRISTIAN Dorong PERKUAT SATGAS dan Komunitas PMI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK) dan Container Booth UMKM menjadi etalase kecil mimpi-mimpi besar para purna PMI. Di sana, pengalaman merantau diterjemahkan menjadi usaha mandiri.

Tak berhenti di situ, kerja sama dengan Bank NTT pun dibangun untuk membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), agar keterbatasan modal tak lagi menjadi tembok penghalang.

Namun, harapan tak akan tumbuh tanpa perlindungan yang kuat. Di hadapan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta para kepala daerah se-NTT, dr. Christian menekankan urgensi penguatan Satuan Tugas Penanganan PMI Ilegal.

Baca Juga :  Bangun TAMAN BUDAYA Mini NTT di POLANDIA Bantu PROMOSI NTT di Level DUNIA

Menurutnya, Satgas lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, dan Polri harus dibekali kewenangan nyata, termasuk akses ke pelabuhan dan bandara sebagai titik krusial keluar-masuk PMI.

Baca Juga :  SEMANGAT St. Arnoldus Janssen MENGGEMA dari Panggung SEKOLAH di KOTA Kupang

Dukungan anggaran operasional juga dinilai penting agar pencegahan dan penindakan tidak sekadar menjadi wacana.

Tak kalah penting, Wali Kota Kupang mendorong pembentukan komunitas purna pekerja migran. Bagi dr. Christian, komunitas ini bukan hanya ruang berkumpul, tetapi tempat berbagi informasi, saling menguatkan, dan saluran pendampingan.

Baca Juga :  BPOM RI Dukung PENUH Program OVOP Besutan MELKY JOHNY

Mulai dari pengurusan administrasi kependudukan pascakepulangan, akses pelatihan, hingga pendampingan psikologis, komunitas purna PMI diharapkan menjadi jembatan reintegrasi sosial agar mereka kembali utuh ke tengah keluarga dan masyarakat.

Meningkatkan Kualitas PMI Asal NTT

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan PMI Asal Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab PMI Asal Provinsi Nusa Tenggara Timur.