Walikota Christian mengungkapkan, sejak awal masa jabatannya, penyelesaian hibah tanah BNN telah menjadi perhatian khusus. Bahkan, pada akhir tahun 2025, ia secara tegas menginstruksikan jajarannya agar seluruh proses administrasi diselesaikan paling lambat tahun 2026.
“Kota Kupang bukan hanya harus tertib prestasi, tetapi juga tertib administrasi,” ujarnya, menegaskan prinsip kepemimpinan yang menekankan akuntabilitas dan kepastian hukum.
Lebih dari sekadar penyerahan aset, langkah ini dipandang sebagai wujud dukungan nyata Pemerintah Kota Kupang terhadap BNN sebagai lembaga negara yang berada di garis depan pemberantasan Narkoba.
Walikota Christian juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, termasuk penguatan program pencegahan Narkoba di lingkungan pendidikan serta rencana tes urin bagi ASN sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas.
Goodwill dan Kepemimpinan Tegas
Apresiasi pun datang dari Kepala BNN Kota Kupang. Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas menyebut penyelesaian hibah tanah ini sebagai kebahagiaan besar setelah penantian panjang yang ia alami sendiri sejak bertugas di Kota Kupang pada tahun 2016.
“Kalau dihitung, ini hampir 15 tahun. Saya masuk Kota Kupang sejak masih berpangkat Mayor, sampai sekarang sudah Kombes Pol, baru hari ini beres,” ungkapnya.












