Di wilayah kepulauan seperti NTT, informasi tentang potensi lokal menjadi jembatan penting antara pelaku usaha kecil dan pasar yang lebih luas. Melalui pemberitaan yang konstruktif, pers dapat membantu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Merajut Kemitraan
Menjelang akhir pertemuan, Gubernur Melky kembali menegaskan bahwa pemerintah dan pers adalah mitra dalam membangun daerah.
“Sebagai mitra kerja pemerintah, mari kita bersatu, bergandengan tangan membangun bangsa dan negara, serta mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kalimat itu disampaikan Gubernur Melky dengan penuh keyakinan. Baginya, pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan kolaborasi, kepercayaan, dan komunikasi yang jujur antara pemerintah, pers, dan masyarakat.
Menutup pesannya, Melky menyampaikan sebuah kalimat yang sederhana, namun sarat makna:
“Pers sehat, ekonomi berdaulat, bangsa kuat, NTT makin hebat.”
Di balik ucapan selamat Hari Pers Nasional, pesan Gubernur Melky hari itu mencerminkan pandangan seorang pemimpin tentang pentingnya peran media dalam kehidupan publik.
Bagi dirinya, pers bukan hanya penyampai kabar, tetapi juga mitra kritis, penjaga nurani, dan penggerak perubahan.

Dari ruang kerjanya di Kupang, pesan itu mengalir ke ruang-ruang redaksi, ke layar ponsel masyarakat, hingga ke pelosok-pelosok NTT—sebuah ajakan untuk terus menjaga integritas, keberanian, dan komitmen dalam mengawal pembangunan demi masa depan yang lebih baik. +++ marthen/*













