Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

Setelah SETAHUN Memimpin Provinsi NTT, 2026 Gubernur MELKY dan Wagub JOHNY Menata TUJUH Arah Baru PEMBANGUNAN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Namun, Gubernur Melky mengingatkan bahwa pertumbuhan belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan.

“Lebih dari satu juta warga masih hidup dalam keterbatasan. Ini pengingat bahwa pekerjaan kita belum selesai,” katanya.

Ketimpangan wilayah masih menjadi tantangan serius. Gini Ratio NTT tercatat 0,322, menunjukkan ketimpangan kategori sedang, namun diperberat oleh kondisi geografis kepulauan.

Baca Juga :  Menuju PERUBAHAN Hebat Harus BEKERJA Dengan HATI

Kesenjangan akses antara wilayah perkotaan dan perdesaan, serta antara pulau besar dan kecil, menjadi perhatian utama pemerintah.

Karena itu, kebijakan ke depan diarahkan pada penguatan konektivitas, distribusi logistik, serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah terpencil.

Baca Juga :  WASPADA, Sudah SATU Warga KOTA Kupang Terpapar Virus OMICRON

Tahun Koreksi Struktural

Memasuki 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menetapkan fase baru yang disebut Gubernur Melky sebagai Tahun Koreksi Struktural.

Pemerintah tidak hanya memperbaiki program, tetapi juga membenahi sistem. Sinkronisasi data kemiskinan, pendidikan, dan perlindungan sosial diperkuat. Mekanisme deteksi dini berbasis desa dibangun agar tidak ada keluarga yang terlepas dari perhatian kebijakan.

Baca Juga :  DAMPAK Menggembirakan Kemitraan KPK dan PEMERINTAH NTT

“Keberhasilan kita diukur dari berapa banyak keluarga keluar dari kemiskinan dan berapa banyak anak tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2025-2030. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2025-2030.