Wakil Ketua FPRD NTT, Fernando Soares menyaksikan Gubernur MELKY Laka Lena menyerahkan LPKP Unaudit 2025. Doc. CNC/bito APim setdantt
Triyantoro : Keterbukaan data dan kelancaran komunikasi menjadi kunci……
Citra News.Com, KUPANG – DI TENGAH tuntutan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, langkah Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 menjadi lebih dari sekadar kewajiban administratif.
Penyerahan yang berlangsung di kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa (31/3/2026) pagi itu menjadi cerminan komitmen politik dan birokrasi dalam menjaga akuntabilitas keuangan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melky Laka Lena menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT berkomitmen mengikuti setiap aturan pengelolaan keuangan dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pertanggungjawabannya.
“Hari ini, kami menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2025 kepada BPK RI. Ini dilaksanakan sebagai upaya konkrit Pemprov NTT dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ucap Gubernur Melky.
Dia menjelaskan, sebelum menyampaikan LKPD ini, telah dilakukan review oleh Inspektorat Daerah. Kami berharap melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK terhadap LKPD ini dapat memberikan masukan dan arahan terhadap penyempurnaan dan perbaikan ke arah yang lebih baik sehingga LKPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Hal tersebut tentunya akan dapat dijadikan acuan atas kinerja seluruh aparat pemerintah dan tata kelola keuangan yang lebih berkualitas”, tegasnya.
LKPD unaudited tersebut diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan NTT, Triyantoro, disaksikan oleh sejumlah pejabat penting daerah, termasuk pimpinan DPRD dan jajaran pengelola keuangan.
Momentum ini menandai dimulainya proses krusial. Bahwa audit independen yang akan menentukan kualitas tata kelola keuangan Pemprov NTT dalam satu tahun anggaran terakhir.












