Ada tiga agenda, sebut Yanto, dirangkaikan dalam satu kegiatan, yakni Pelantikan Bunda Literasi/Bunda PAUD, Pengukuhan Ketua TP PKK dan Posyandu tingkat kelurahan, serta Rapat Koordinasi TP PKK Kecamatan Kota Lama.
Camat Yanto menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakor PKK Kota Kupang pada 17 September 2026. Dalam rapat itu, para camat diminta segera melakukan pelantikan TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan menyusul adanya sejumlah lurah yang telah mengisi jabatan baru.
“Kami diminta segera melantik ketua TP PKK tingkat kelurahan sampai batas waktu 30 September ini. Sehingga kami ambil jadwal tanggal 29 September hari ini dengan harapan ibu Ketua TP PKK Kota Kupang bisa hadir,” jelas Yanto.
Bagi Camat Yanto, kehadiran langsung Ketua TP PKK Kota Kupang menjadi bagian penting dari proses tersebut. Selain melantik dan mengukuhkan, dr. Widya juga membuka Rakor TP PKK Kecamatan Kota Lama untuk menyelaraskan berbagai program yang akan dijalankan di lapangan.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan, dr. Widya turun langsung mengunjungi sejumlah stand dari masing-masing kelurahan. Ia melihat hasil kerja kader PKK dan Dasa Wisma yang menjadi gambaran bagaimana pemberdayaan keluarga diterjemahkan dalam kegiatan nyata.
Menurut Yanto, Rakor tersebut juga menjadi ruang untuk menyelaraskan data dan program kerja PKK. Dalam Rakor ini Kecamatan Kota Lama melibatkan 10 lurah beserta Ketua TP PKK tingkat kelurahan dalam upaya memperkuat koordinasi dan memastikan program berjalan searah dengan agenda pembangunan Kota Kupang.
Kolaborasi PKK juga diarahkan pada berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga. Dalam kegiatan budaya tingkat kelurahan, misalnya, kader PKK dapat dilibatkan dalam penyediaan konsumsi. Dalam pendataan penduduk dan perlindungan sosial, kader PKK juga dapat membantu menjangkau warga secara langsung.
“Pola kerja semacam ini perlu terus dihidupkan. Oleh karena kader PKK memiliki kedekatan sosial dengan masyarakat sehingga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan warga”, ujarnya.













