Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

SMKN 1 Kupang A MERAJAI LLMC III, Semau Jadi Panggung PRESTASI dan Kebangkitan EKONOMI

CitraNews

Citra News.Com, OELAMASI – PULUHAN MEDALI, ratusan atlet, dan semangat persaudaraan menjadi warna tersendiri dalam partai final Kejuaraan Shorinji Kempo Antardojo se-NTT di ajang Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III Tahun 2026.

Namun, di balik persaingan memperebutkan gelar juara di Sport City Semau, Kabupaten Kupang, Jumat (6/11/2026), ada pesan yang lebih besar dari sekadar kemenangan, yaitu olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kejuaraan yang berlangsung selama 5 (lima) hari sejak tanggal 2 November 2026 di GOR Oepoi Kupang dan berakhir di Sport City Semau pada 6 November tersebut akhirnya menempatkan Dojo SMKN 1 Kupang A sebagai juara umum setelah tampil dominan sepanjang pertandingan.

Baca Juga :  PEMERINTAH Gandeng Koperasi SEJAHTERAKAN Masyarakat

SMKN 1 Kupang A mengoleksi 18 medali emas, 11 perak, dan 11 perunggu dengan total 40 medali. Sementara Posisi kedua ditempati Dojo KONI NTT dengan sembilan emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu atau total 25 medali. Dan Shorinji Kempo dari Dojo Malaka berada di posisi ketiga dengan sembilan emas dan enam perunggu.

Akan tetapi, bagi Ketua Umum Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, keberhasilan LLMC III 2026 tidak semata-mata diukur dari siapa yang berdiri di podium tertinggi.

Baca Juga :  PEMKAB Sikka Menerapkan PEMBANGUNAN Berbasis KELUARGA

Lebih dari itu bahwa kejuaraan ini menjadi ruang untuk mempertemukan olahraga, pariwisata, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Julie, yang juga Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, melihat Pulau Semau memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu destinasi sport tourism di NTT. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, keluarga, dan penonton dari berbagai kabupaten/kota menjadi kesempatan memperkenalkan potensi daerah tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, Semau tidak cukup hanya dikenal karena keindahan alamnya. Pulau ini juga perlu mendapatkan ruang untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga yang mampu mendatangkan pengunjung sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca Juga :  RKB di SMKN 5 Kupang JANGAN Mangkrak

Gagasan tersebut bukan tanpa alasan. Setiap penyelenggaraan kejuaraan olahraga menghadirkan pergerakan manusia dan kebutuhan ekonomi. Transportasi, kuliner, penginapan, UMKM, hingga jasa lokal lainnya berpeluang menikmati manfaat dari kehadiran peserta dan pengunjung.

ADPR RI dari Dapil NTT 1 ini menilai pengembangan sport tourism membutuhkan kerja kolaboratif dan saling sinergis antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat setempat.

“Event olahraga harus dirancang bukan hanya untuk menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang dapat dirasakan warga”, tegasnya.