Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Dari STUNTING Hingga TPPO Provinsi NTT Raih Angka TERTINGGI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Usai Rakor di Kupang Wakil Gubernur NTT, Johny Asadoma beri cinderamata kepada Marsekal Muda TNI Oka Prawira. Doc. CNC/biro APim setdantt

Pemerintah Pusat selalu memandang minor tentang Provinsi NTT. Bukankah pandangan model ini justeru memantik pemerintah pusat untuk mengarahkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan?

Citra News.Com, KUPANG – STAF AHLI Bidang Ketahanan Nasional, Marsekal Muda TNI Oka Prawira menyatakan bahwa NTT menjadi wilayah strategis dan penting bagi keberhasilan implementasi program strategis nasional. Khususnya dalam dimensi politik, keamanan, ideologi, dan transformasi pemerintahan.

Baca Juga :  RENDAH Mutu Pendidikan Akibat BANYAK Kementerian

Pernyataan tersebut disampaikan Oka saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, di Ruang Rapat Gubernur Gedung Sasando, Kupang, Rabu (30/7).

Dalam pemaparannya Oka Prawira menjelaskan tentang urgensi optimalisasi program strategis nasional di NTT. Dia mengatakan, Program Prioritas yang telah dicanangkan oleh pemerintah merupakan instrumen utama pemerintah untuk mewujudkan transformasi ekonomi, penguatan ketahanan nasional, serta pembangunan merata dan berkelanjutan yang menjangkau seluruh wilayah.

Baca Juga :  Gunakan BPP Untuk ASN, Begini Peringatan KADIS PK NTT Kepada PLH SMKN 5 Kupang

Untuk Provinsi NTT, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan angka prevalensi stunting di NTT sebesar 37,0% (persen). Dari data yang ada menjadikan NTT sebagai provinsi dengan tingkat prevalensi stunting tertinggi di Indonesia.

Baca Juga :  DUKUNGAN Wapres GIBRAN Angkat PAWAI PASKAH Naik Kelas, TOLERANSI di NTT Kian MENGGEMA

Berikut, data Badan Pangan Nasional juga menempatkan 10 kabupaten di NTT masuk dalam kategori Status Rentan Pangan Tinggi.

Selain itu NTT juga menghadapi beragam persoalan lain seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Penyelundupan Barang juga masih tinggi di NTT.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Oka Prawira, Kemenko Bidang Polkam RI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Oka Prawira, Kemenko Bidang Polkam RI.