Citra News.Com. KUPANG – DULU keluhan jalan rusak menjadi cerita sehari-hari warga Kota Kupang. Namun, di bawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis, cerita itu kini berbalik arah.
Beberapa ruas jalan di Kota Kupang ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dulu berlubang kini mulus. Begitu juga lingkungan yang kumuh kini tertata. Inilah bukti nyata dari pemerintahan baru yang bekerja dengan hati dan bukti, bukan janji.
Program perbaikan infrastruktur jalan dan drainase terpadu menjadi langkah konkret yang langsung dirasakan masyarakat.
Pemerintah menurunkan tim teknis hingga ke tingkat kelurahan untuk memastikan semua ruas jalan terdata dan ditangani sesuai prioritas. Pendekatan berbasis data ini memastikan pembangunan tidak lagi asal tunjuk, tetapi sesuai kebutuhan nyata warga.
Proyek perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah perbatasan dan pemukiman padat penduduk.
Pemerintah ingin memastikan setiap warga memiliki akses yang layak dan aman dalam beraktivitas sehari-hari. Prinsip “pembangunan merata” menjadi pedoman kerja yang terus dijaga.
Pemerintah juga menerapkan sistem pengawasan terbuka agar proyek berjalan transparan dan akuntabel. Setiap pekerjaan dilaporkan secara publik, sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi.












